Kemampuan membaca anak bisa lebih baik jika membatasi makanan manis (Foto: Annie Scraft/Unsplash)
Kemampuan membaca anak bisa lebih baik jika membatasi makanan manis (Foto: Annie Scraft/Unsplash)

Penelitian: Anak Mampu Miliki Kemampuan Membaca Lebih Baik

Rona tumbuh kembang anak
Anda Nurlaila • 19 Juli 2019 10:10
Sebuah studi di Finlandia menemukan bahwa diet sehat membantu kemampuan baca anak lebih baik. Kterampilan membaca anak-anak meningkat lebih banyak antara kelas satu dan tiga jika membatasi konsumsi makanan manis.
 
Jakarta: Anak-anak usia pra-sekolah dan di awal sekolah dasar biasanya mulai belajar membaca. Selain sering latihan membaca, ada hal mengejutkan yang memengaruhi keterampilan membaca buah hati.
 
Sebuah studi terbaru menemukan bahwa diet sehat membantu kemampuan baca anak lebih baik. Seperti penelitian di Finlandia yang mempelajari 161 siswa berusia antara 6 dan 8 tahun atau berada di kelas satu hingga kelas tiga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peneliti membandingkan diet anak-anak tersebut yang dicatat dalam buku harian makanan, dengan kemampuan membaca mereka yang ditentukan melalui skor tes standar.
 
Temuan mereka sangat menarik: keterampilan membaca anak-anak meningkat lebih banyak antara kelas satu dan tiga jika membatasi konsumsi makanan manis atau daging merah. Anak-anak yang lebih banyak makan sayuran, buah-buahan, ikan, biji-bijian, dan lemak tak jenuh memiliki keterampilan membaca lebih baik.  
 
Hasil lain dari studi adalah pola makan sehat menghasilkan keterampilan membaca lebih baik di kelas tiga. Hal ini tidak dipengaruhi seberapa baik para siswa dapat membaca di kelas satu.
 
Mengutip Parents, studi juga menemukan diet sehat tidak memengaruhi keterampilan matematika yang lebih baik.
 
"Salah satu alasan untuk pengamatan ini mungkin karena membaca membutuhkan fungsi kognitif yang lebih kompleks daripada perhitungan aritmatika dasar. Karena itu, diet yang tidak sehat mungkin lebih kuat terkait dengan keterampilan membaca daripada keterampilan berhitung pada anak-anak," ungkap para peneliti.
 
Untuk diketahui, penelitian tersebut adalah studi kecil. Para peneliti hanya menemukan hubungan antara makanan sehat dan keterampilan membaca dan mereka tidak membuktikan sebab-akibat.
 
Namun hal tersebut dapat memotivasi orang tua untuk memastikan asupan nutrisi anak. Para peneliti berharap temuan ini akan mendorong orang tua dan pendidik untuk mengadvokasi pilihan makanan yang lebih sehat di sekolah.
 
"Orang tua dan sekolah berperan penting menyediakan makanan sehat bagi anak-anak. Lebih jauh, pemerintah dan perusahaan memainkan peran kunci dalam mempromosikan ketersediaan dan produksi makanan sehat," terang para peneliti.
 
Anak Sehat Produksi ASI Meningkat

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif