Jauhi Makanan yang Digoreng Ketika Berbuka Puasa
The Primary Health Care Corporation (PHCC) menganjurkan agar mereka yang berpuasa lebih memerhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi selama bulan puasa. (Foto: Joshua Hoehne/Unsplash.com)
Jakarta:Memasuki bulan puasa, salah satu makanan yang sering dijadikan pilihan untuk berbuka puasa adalah gorengan. Rasa renyah yang ditawarkan oleh gorengan bisa menjadi salah satu alasan mengapa gorengan memiliki banyak penggemar terutama ketika bulan puasa.

The Primary Health Care Corporation (PHCC) menganjurkan agar mereka yang berpuasa lebih memerhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi selama bulan puasa. 


"Pola makan yang buruk di Ramadan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sakit perut, mulas, kembung, bersendawa, mual, tingkat energi rendah, dan berat badan yang tidak diinginkan. Makan berlebihan saat berbuka puasa juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas," kata PHCC dalam sebuah pernyataan.

PHCC telah merekomendasikan agar jenis makanan tertentu dihindari selama Ramadan. Ini termasuk juga makanan yang digoreng, seperti yang meskipun mudah dimasak tetapi mereka juga mengandung sodium dan karbohidrat tinggi harian yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Mengonsumsinya setiap hari dapat menambah dampak kelelahan yang disebabkan oleh puasa di bulan Ramadan.


("Pola makan yang buruk di Ramadan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sakit perut, mulas, kembung, bersendawa, mual, tingkat energi rendah, dan berat badan yang tidak diinginkan. Makan berlebihan saat berbuka puasa juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas," kata PHCC dalam sebuah pernyataan. Foto: Sascha Israel/Unsplash.com)

(Baca juga: Penderita Hipertensi dan Diabetes Perhatikan Hal Ini Saat Buka Puasa)

Selain itu, mengurangi asupan kopi dan produk berkafein lainnya dapat membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama. Produk berkafein memiliki manfaat diuretik dan dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan, garam dan mineral penting lainnya untuk kebutuhan tubuh kita selama berpuasa. 

Mengonsumsi makanan-makanan manis saat berbuka puasa juga bisa sangat menggoda. Meskipun dapat memberikan dorongan energi, Anda tetap harus memerhatikan jumlah yang dikonsumsi karena makanan-makanan manis tersebut umumnya kaya akan kalori namun memiliki kandungan gizi yang rendah, 

Moudi Hajri, kepala layanan dietetik di PHCC mengatakan, "Bulan suci Ramadan seharusnya tidak menjadi alasan untuk menikmati makanan. Ini adalah kunci bagi kita semua untuk lebih memerhatikan kebiasaan makan kita selama bulan ini dan memastikan bahwa pola makan yang  dan gaya hidup yang sehat sudah dilakukan."

"Semuanya harus dinikmati dalam jumlah sedang, dan pastikan bahwa Anda dan keluarga Anda berbuka puasa dengan makanan bergizi dan sehat serta hindari mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dengan cepat."






(TIN)