Jakarta: Bulan suci Ramadan segera tiba. Selama periode ini, para umat muslim akan beribadah puasa. Namun, saat menjalankan ibadah puasa, tubuh sangat membutuhkan asupan bergizi agar tetap bugar.
Pemilihan menu makanan dan minuman tentu menjadi salah satu faktor kunci agar tetap fit saat menjalankan ibadah puasa. Entah itu saat sahur ataupun saat buka puasa.
Dokter Phaidon L Toruan memiliki beberapa tips untuk memilih menu makanan dan minuman sehat saat berbuka dan sahur. Berikut di antaranya yang sudah dirangkum Medcom.id:
Menu Sehat saat Sahur
1. Banyak minum air putih dan cairan elektrolit
Saat sahur, utamakan meminum air putih lebih banyak dan cairan elektrolit. Disarankan mengonsumsi buah-buahan atau jus buah tanpa gula serta untuk kebutuhan cairan elektrolit dengan mengonsumsi air kelapa.
2. Pilih makanan karbohidrat yang kompleks
Pilih juga menu utama yang terdiri atas karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, spageti, atau bubur kacang hijau dengan gula aren. Jenis karbohidrat ini akan lebih tahan lama dan membuat gula darah stabil.
3. Perbanyak makanan kaya serat
Bagi umat Islam yang menunaikan ibadah puasa, ada baiknya memilih makanan kaya serat baik dari sayur ataupun buah-buahan saat sahur.
4. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat
Pilih juga lemak sehat atau minyak yang tidak digoreng seperti zaitun atau minyak kelapa. Misalnya, dalam bentuk sambal. Lemak membuat pergerakan makanan di perut menjadi lambat, sehingga akan lebih tahan lapar.
Buka Puasa
1. Konsumsi minuman manis alami
Konsumsi minuman yang manis alami tanpa gula akan lebih baik dibandingakan dengan banyaknya gula. Bisa dari air kelapa, jus melon, semangka, atau buah lainnya. Hindari mengonsumsi gula berlebihan untuk mencegah ganguan kesehatan setelah habis bulan puasa
2. Karbohidrat kompleks dan makanan tanpa digoreng
Karbohidrat kompleks beserta makanan yang tanpa digoreng akan lebih baik dikonsumsi. Sebab, mengonsumsi nasi putih dan gorengan hanya akan membuat mengantuk saat tarawih. Gorengan juga dapat mengikat oksigen darah hingga 20 persen.
3. Konsumsi air putih
Setelah buka puasa, perbanyak konsumsi air putih. Upayakan selama berbuka hingga menjelang waktu tidur untuk menghabiskan air sedikitnya 1 liter.
Jakarta: Bulan suci
Ramadan segera tiba. Selama periode ini, para umat muslim akan beribadah puasa. Namun, saat menjalankan ibadah
puasa, tubuh sangat membutuhkan asupan bergizi agar tetap bugar.
Pemilihan menu makanan dan minuman tentu menjadi salah satu faktor kunci agar tetap fit saat menjalankan ibadah puasa. Entah itu saat sahur ataupun saat buka puasa.
Dokter Phaidon L Toruan memiliki beberapa
tips untuk memilih menu makanan dan minuman sehat saat
berbuka dan sahur. Berikut di antaranya yang sudah dirangkum
Medcom.id:
Menu Sehat saat Sahur
1. Banyak minum air putih dan cairan elektrolit
Saat sahur, utamakan meminum air putih lebih banyak dan cairan elektrolit. Disarankan mengonsumsi buah-buahan atau jus buah tanpa gula serta untuk kebutuhan cairan elektrolit dengan mengonsumsi air kelapa.
2. Pilih makanan karbohidrat yang kompleks
Pilih juga menu utama yang terdiri atas karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, spageti, atau bubur kacang hijau dengan gula aren. Jenis karbohidrat ini akan lebih tahan lama dan membuat gula darah stabil.
3. Perbanyak makanan kaya serat
Bagi umat Islam yang menunaikan ibadah puasa, ada baiknya memilih makanan kaya serat baik dari sayur ataupun buah-buahan saat sahur.
4. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat
Pilih juga lemak sehat atau minyak yang tidak digoreng seperti zaitun atau minyak kelapa. Misalnya, dalam bentuk sambal. Lemak membuat pergerakan makanan di perut menjadi lambat, sehingga akan lebih tahan lapar.
Buka Puasa
1. Konsumsi minuman manis alami
Konsumsi minuman yang manis alami tanpa gula akan lebih baik dibandingakan dengan banyaknya gula. Bisa dari air kelapa, jus melon, semangka, atau buah lainnya. Hindari mengonsumsi gula berlebihan untuk mencegah ganguan kesehatan setelah habis bulan puasa
2. Karbohidrat kompleks dan makanan tanpa digoreng
Karbohidrat kompleks beserta makanan yang tanpa digoreng akan lebih baik dikonsumsi. Sebab, mengonsumsi nasi putih dan gorengan hanya akan membuat mengantuk saat tarawih. Gorengan juga dapat mengikat oksigen darah hingga 20 persen.
3. Konsumsi air putih
Setelah buka puasa, perbanyak konsumsi air putih. Upayakan selama berbuka hingga menjelang waktu tidur untuk menghabiskan air sedikitnya 1 liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)