Menu Sahur dan Berbuka untuk Diet
Ilustrasi. (Thinkstock)
Jakarta: Berpuasa bisa menjadi kesempatan yang baik untuk menurunkan berat badan. Namun hal itu tidak mudah, perlu upaya lebih ekstra dalam pemilihan makanan saat berbuka dan sahur untuk mendukung program diet.

Praktisi Gizi Klinis Rita Ramayulis mengatakan pada prinsipnya setiap orang yang berpuasa baik yang tengah menjalankan program diet atau tidak harus mengganti cairan tubuh terlebih dulu saat tiba waktu berbuka. Bisa dengan air putih atau air kelapa untuk menambah selera.


"Mengganti cairan tubuh bukan hanya untuk mengganti elektrolit atau ion tubuh namun juga bisa menstabilkan kadar glukosa dalam darah," katanya, dalam Metro I-Care, Senin, 4 Juni 2018.

Untuk menstabilkan gula darah bisa dengan makanan atau minuman manis. Tapi pastikan manisnya bukan dari gula alami atau sintetis melainkan dari buah utuh. Tidak disarankan mengolah buah menjadi jus atau olahan lain.

Menurut Rita, dalam buah utuh zat gizi yang diperlukan tubuh seperti air, elektrolit utuk mengganti ion tubuh, mineral, dan gula sudah terdapat di dalamnya. Sehingga tak perlu lagi menambahkan gula atau campuran lain.

"Setelah itu baru boleh makan malam. Tapi perhatikan tidak boleh menggunakan minyak yang berlebihan dan porsi karbohidratnya tidak boleh besar," ujar dia.

Khusus untuk orang yang tengah menjalankan program diet, menu sahur tak jauh berbeda komposisinya dengan makan malam setelah berbuka. Namun perlu diperhatikan agar dalam porsi karbohidrat perlu disertakan komponen yang seratnya tinggi agar diserap lebih lama oleh tubuh.

Contoh paling mudah adalah mengombinasikan nasi putih dan merah atau ganti dengan roti gandum dan pastikan porsi sayur lebih besar dari makan biasa untuk membantu penyerapan karbohidrat secara bertahap.

"Kalau ingin lebih kenyang pusatkan pada protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, putih telur, tempe, atau ikan. Jangan lupa asupan cairan diperhatikan dan pilih buah dengan kandungan air tinggi serta olah sayuran dengan kuah yang banyak," pungkasnya.





(MEL)