Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Bijak Mengelola THR Kunci Keuangan Sehat

Ramadan tunjangan hari raya
Fetry Wuryasti • 17 Mei 2019 11:24
Jakarta: Menyambut Hari Raya Idulfitri, umumnya karyawan mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan atau pemberi kerja. Khusus tahun ini, pembayaran THR dimungkinkan bersamaan dengan gaji bulanan.
 
Agar seusai Lebaran keuangan tetap sehat, Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth Ivan Jaya memberikan tip mengatur THR dan gaji dengan tepat.
 
"Hal pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan dana THR dan gaji terlebih dahulu. Kemudian, buatlah anggaran dan skala prioritas dana THR dan gaji," ujarnya di Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ivan, idealnya dana THR yang digunakan untuk keperluan hari raya tidak dihabiskan seluruhnya, disarankan sekitar 20-50 persen dana THR bisa ditabung atau diinvestasikan.
 
“Dalam pengelolaan THR, kebutuhan untuk hari raya harus diprioritaskan, seperti pembayaran zakat dan kebutuhan tradisi mudik,” kata Ivan.
 
Baca juga:Tiket KA Lebaran Lintas Jawa Hampir Ludes Terjual
 
Ivan menambahkan, sisa dana THR juga bisa dimanfaatkan untuk membayar utang dan ditabung. Tabungan ini bisa digunakan untuk kebutuhan pengeluaran tahunan seperti pembayaran PBB, pajak kendaraan, atau kurban.
 
“Atau dana THR ini dapat juga diinvestasikan dan jangan diambil untuk kebutuhan masa depan," lanjut dia.
 
Setelah mengatur alokasi pengeluaran dana THR, yang harus dilakukan berikutnya adalah membuat alokasi pengeluaran gaji bulanan. Prioritaskan menabung atau berinvestasi terlebih dahulu sebesar 20-30 persen dari pendapatan bulanan.
 
Kemudian, sisihkan 30 persen untuk membayar cicilan utang sekaligus untuk biaya entertainment/lifestyle. Sisanya, untuk kebutuhan hidup seperti membayar listrik dan membeli persediaan bahan makanan sebulan.
 
Ivan menegaskan, hal mendasar yang wajib dilakukan selain membuat daftar prioritas, anggaran pengeluaran harus dicatat pada saat mendapatkan THR dan gaji bulanan, serta disiplin terhadap apa yang dianggarkan.
 
Baca juga:Terminal Kampung Rambutan Siapkan RPTRA untuk Pemudik
 
"Dengan mencatat segala pengeluaran untuk kebutuhan Lebaran tahun ini, kita bisa memiliki acuan untuk pengelolaan THR tahun berikutnya dan juga gaji bulanan."
 
Ia juga menyarankan agar masyarakat mulai terbiasa untuk menyisihkan dana investasi untuk memiliki masa depan yang aman. "Menabung atau investasi, baru kemudian membelanjakan uang. Bukan sebaliknya,"
 
Sehingga, jika menerima dana bonus tidak serta-merta berhasrat untuk membeli kebutuhan konsumtif yang sifatnya hanya untuk kepuasan diri sementara. Idealnya, jumlah yang diinvestasikan adalah 50 persen dari dana THR.
 
“Dan kita harus mengetahui instrument investasi yang cocok dengan profil risiko diri serta memberikan nilai tambah, karena dana yang diinvestasikan akan berkembang lebih pesat daripada hanya menggunakan instrumen keuangan lain seperti tabungan. Instrumen investasi ini seperti obligasi negara (ORI), sukuk, atau reksadana yang kini sangat terjangkau,” jelas Ivan.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif