medcom.id, Kendal: Ziarah kubur kerap dilakukan sebagian umat Islam dalam menyambut Ramadan. Di Kendal, Jawa Tengah, tradisi ini dimanfaatkan anak-anak mengais rizki dengan menawarkan jasa membersihkan makam.
Pemandangan Makam Grabag, desa Langenharjo, Kendal, tak seperti biasa. Beberapa hari jelang Ramadan, banyak peziarah keluar masuk makam. Hal ini dimanfaatkan anak usia di bawah 10 tahun untuk mengais rezeki dari para peziarah yang kerap datang pagi dan sore hari.
Anak- anak ini, bergerombol di tengah- tengah makam sambil menenteng sapu. Ketika peziarah datang, mereka mendekat sambil menawarkan jasanya untuk menyapu di sekitar batu nisan yang hendak dibersihkan.
Fani Nur Solehah, mengaku tiap tahun menawarkan jasa membersihkan makam. Dalam satu hari, ia bisa mendapat uang antara Rp50 ribu-Rp75 ribu. "Bagiannya segitu. Satu orang bisa dapat segitu," kata Fani usai membersihkan salah satu makam di pemakaman Grabag, Langenharjo, Kendal, Minggu (5/6/2016).
Bunjari, juru kunci makam Grabag, mengatakan, dua minggu sebelum puasa biasanya makam sudah mulai ramai dikunjungi peziarah. Anak-anak sekitar makam kerap memanfaatkan kesempatan itu dengan mengais rezeki.
“Sudah biasa. Saya juga tidak melarang sebab ini anak di sekitar makam saja, yang peting dia tidak meminta peziarah tanpa menawarkan jasa,” jelas Bunjari.
medcom.id, Kendal: Ziarah kubur kerap dilakukan sebagian umat Islam dalam menyambut Ramadan. Di Kendal, Jawa Tengah, tradisi ini dimanfaatkan anak-anak mengais rizki dengan menawarkan jasa membersihkan makam.
Pemandangan Makam Grabag, desa Langenharjo, Kendal, tak seperti biasa. Beberapa hari jelang Ramadan, banyak peziarah keluar masuk makam. Hal ini dimanfaatkan anak usia di bawah 10 tahun untuk mengais rezeki dari para peziarah yang kerap datang pagi dan sore hari.
Anak- anak ini, bergerombol di tengah- tengah makam sambil menenteng sapu. Ketika peziarah datang, mereka mendekat sambil menawarkan jasanya untuk menyapu di sekitar batu nisan yang hendak dibersihkan.
Fani Nur Solehah, mengaku tiap tahun menawarkan jasa membersihkan makam. Dalam satu hari, ia bisa mendapat uang antara Rp50 ribu-Rp75 ribu. "Bagiannya segitu. Satu orang bisa dapat segitu," kata Fani usai membersihkan salah satu makam di pemakaman Grabag, Langenharjo, Kendal, Minggu (5/6/2016).
Bunjari, juru kunci makam Grabag, mengatakan, dua minggu sebelum puasa biasanya makam sudah mulai ramai dikunjungi peziarah. Anak-anak sekitar makam kerap memanfaatkan kesempatan itu dengan mengais rezeki.
“Sudah biasa. Saya juga tidak melarang sebab ini anak di sekitar makam saja, yang peting dia tidak meminta peziarah tanpa menawarkan jasa,” jelas Bunjari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAN)