medcom.id, Dubai: Sebuah kue cokelat dengan berat lebih dari 1.000 kilogram dipamerkan di restoran La Farine di JW Marriott Marquis Dubai untuk merayakan Ramadan.
Kue berbentuk piramida bersusun ini dibuat dalam waktu tiga minggu dengan total bahan cokelat seberat 1.000 kilogram, 50 kilogram pasta cokelat dan 6 kaleng pewarna makanan emas. Sang pembuat kue, Gelly Kalouta mengatakan desain piramidanya terinspirasi oleh Ramadan.
"Kami membuat bentuk piramida sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan untuk merayakan Ramadan. Ini juga merupakan gerakan solidaritas untuk saudara-saudara kami di Mesir yang menjalani Ramadan dalam kondisi sulit," kata Kalouta, melansir Arabian Bussiness, Selasa (7/7/2015).
Sepuluh orang dikerahkan dalam pembuatan cokelat piramida raksasa dengan rincian dekorasi cokelat hasil karya Kalouta sendiri. Teknik pembuatannya adalah dengan menyusun lapis demi lapis cokelat. Satu lapisan dibuat dan dibiarkan keras dan mengering selama satu hari, kemudian dilanjutkan dengan lapisan berikutnya hingga terdiri dari beberapa lapis membentuk piramida.
Kue cokelat piramida akan dipamerkan selama sisa bulan suci Ramadan untuk kemudian dilelehkan lagi dan dibuat dengan bentuk lain. Sayangnya, Kalouta mengatakan cokelat-cokelat ini tidak untuk dijual.
medcom.id, Dubai: Sebuah kue cokelat dengan berat lebih dari 1.000 kilogram dipamerkan di restoran La Farine di JW Marriott Marquis Dubai untuk merayakan Ramadan.
Kue berbentuk piramida bersusun ini dibuat dalam waktu tiga minggu dengan total bahan cokelat seberat 1.000 kilogram, 50 kilogram pasta cokelat dan 6 kaleng pewarna makanan emas. Sang pembuat kue, Gelly Kalouta mengatakan desain piramidanya terinspirasi oleh Ramadan.
"Kami membuat bentuk piramida sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan untuk merayakan Ramadan. Ini juga merupakan gerakan solidaritas untuk saudara-saudara kami di Mesir yang menjalani Ramadan dalam kondisi sulit," kata Kalouta, melansir Arabian Bussiness, Selasa (7/7/2015).
Sepuluh orang dikerahkan dalam pembuatan cokelat piramida raksasa dengan rincian dekorasi cokelat hasil karya Kalouta sendiri. Teknik pembuatannya adalah dengan menyusun lapis demi lapis cokelat. Satu lapisan dibuat dan dibiarkan keras dan mengering selama satu hari, kemudian dilanjutkan dengan lapisan berikutnya hingga terdiri dari beberapa lapis membentuk piramida.
Kue cokelat piramida akan dipamerkan selama sisa bulan suci Ramadan untuk kemudian dilelehkan lagi dan dibuat dengan bentuk lain. Sayangnya, Kalouta mengatakan cokelat-cokelat ini tidak untuk dijual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)