Jakarta: Rasa haru mewarnai momen arus mudik lebaran di Stasiun Senen, Minggu, 14 April 2024. Hal ini dialami sejumlah keluarga yang mengantarkan sanak saudaranya untuk kembali ke daerah.
Salah satunya dialami Yolanda,? 30, warga BSD yang harus menahan kesedihan ketika melepas orang tua bersama kakak dan adiknya ke Semarang. Ia hanya bisa melambaikan tangan ketika mengantarkan keluarganya masuk ke area tunggu penumpang.
"Saya barusan nganter papa adik, kaka?k, kaka?k ipar, dan ?keponakan ke Semarang," ujar Yolanda di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu, 14 April 2024.
Yolanda bercerita tahun ini, keluarga besarnya memilih untuk berlebaran di Jakarta. Sembari melihat kondisinya yang tengah bekerja di Ibu Kota.
"Jadi menikamti lebaran di Jakarta ya, mumpung kosong kita menikmati di Jakarta, nanti aku gantian yang pulang ke Semarang," jelasnya.
Yolanda mengaku merasa hampa setelah ditinggal keluarnya selama sepekan. Ia berharap dua atau tiga bulan lagi bisa pulang ke Semarang.
Perasaan serupa dialami Frisca,? 20, yang merupakan perantau dari Surabaya. Ia tengah menuntut ilmu di Universitas Tarumanegara (Untar).
Frisca tampak memeluk erat kakanya yang akan kembali ke Surabaya. Ia pun berupaya menyembunyikan kesedihannya di depan kaka?knya.
Pandangan mata Frisca tidak lepas sebelum kaka?knya masuk ke area peron kereta. Kenangan bersama kaka?knya selama satu minggu di Ibu Kota pun terbayang di benaknya.
"Ya gitu lah (sedih). Tapi kan nanti ketemu lagi," ?u?jar Frisca.
Namun, ia belum mengetahui kapan akan kembali ke Kota Pahlawan. Ia hanya menunggu libur panjang kuliah tiba.
Selain itu, ia mengungkap alasan kaka?knya untuk memilih menghabiskan libur lebaran di Jakarta. Pasalnya, Surabaya akan dipenuhi pemudik di momen lebaran.
"Soalnya macet kalau di Surabaya. Jadi gantian lebaran tahun lalu aku yang kesana," bebernya.
Jakarta: Rasa haru mewarnai momen arus
mudik lebaran di
Stasiun Senen, Minggu, 14 April 2024. Hal ini dialami sejumlah keluarga yang mengantarkan sanak saudaranya untuk kembali ke daerah.
Salah satunya dialami Yolanda,? 30, warga BSD yang harus menahan kesedihan ketika melepas orang tua bersama kakak dan adiknya ke Semarang. Ia hanya bisa melambaikan tangan ketika mengantarkan keluarganya masuk ke area tunggu penumpang.
"Saya barusan
nganter papa adik, kaka?k, kaka?k ipar, dan ?keponakan ke Semarang," ujar Yolanda di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu, 14 April 2024.
Yolanda bercerita tahun ini, keluarga besarnya memilih untuk berlebaran di Jakarta. Sembari melihat kondisinya yang tengah bekerja di Ibu Kota.
"Jadi menikamti lebaran di Jakarta ya, mumpung kosong kita menikmati di Jakarta, nanti aku gantian yang pulang ke Semarang," jelasnya.
Yolanda mengaku merasa hampa setelah ditinggal keluarnya selama sepekan. Ia berharap dua atau tiga bulan lagi bisa pulang ke Semarang.
Perasaan serupa dialami Frisca,? 20, yang merupakan perantau dari Surabaya. Ia tengah menuntut ilmu di Universitas Tarumanegara (Untar).
Frisca tampak memeluk erat kakanya yang akan kembali ke Surabaya. Ia pun berupaya menyembunyikan kesedihannya di depan kaka?knya.
Pandangan mata Frisca tidak lepas sebelum kaka?knya masuk ke area peron kereta. Kenangan bersama kaka?knya selama satu minggu di Ibu Kota pun terbayang di benaknya.
"Ya gitu lah (sedih). Tapi kan nanti ketemu lagi," ?u?jar Frisca.
Namun, ia belum mengetahui kapan akan kembali ke Kota Pahlawan. Ia hanya menunggu libur panjang kuliah tiba.
Selain itu, ia mengungkap alasan kaka?knya untuk memilih menghabiskan libur lebaran di Jakarta. Pasalnya, Surabaya akan dipenuhi pemudik di momen lebaran.
"Soalnya macet kalau di Surabaya. Jadi gantian lebaran tahun lalu aku yang kesana," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(END)