Curhat Wapres dan Dubes Selama Berpuasa di Jakarta
Wapres Jusuf Kalla mengundang dubes negara sahabat berbuka di Istana Wapres, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla berbagi cerita soal betapa sibuknya dirinya selama berpuasa Ramadan 1439 Hijriah. Itu disampaikan dalam buka puasa dengan menteri, kepala lembaga, dan duta besar negara sahabat. 

Buka puasa bersama diadakan di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018. Acara yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu diawali dengan sambutan tuan rumah. 


"Selama bulan puasa, saya sangat jarang berbuka di rumah, mungkin cuma lima kali dalam Ramadan ini," kata Kalla disambut tawa para undangan. 

Wakil Presiden bercerita kondisi Ramadan tahun lalu pun sama. Selama satu bulan penuh, ia memenuhi 25 undangan buka puasa di luar rumah. 

Kalla berkelakar sang istri, Mufidah Jusuf Kalla, adalah orang yang paling senang dengan kondisi ini. Pasalnya, dia tak harus menyiapkan menu buka puasa di rumah. 

"Mungkin istri saya menikmati ini, karena saya jarang berbuka di rumah," kata Kalla tertawa. 

Usai memberikan sambutan, Kalla meminta beberapa duta besar negara sahabat membagi pengalaman menunaikan puasa di Indonesia. Ada banyak hal unik yang disampaikan para duta besar. 

Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia Bennabdellah Ouadia bercerita tentang pengalamannya berpuasa di Indonesia dan negaranya. Ada perbedaan yang mencolok.

"Sangat berbeda antara Indonesia dan Maroko, berpuasa di Indonesia sangat mudah," kata Ouadia disambut tawa. 

Ouadia menjelaskan masyarakat Maroko berpuasa selama hampir 16 jam. Belum lagi, terik matahari dari negara di Benua Afrika itu sangat menyengat. "Jadi ini terlalu mudah," kata Ouadia. 

Hal yang sama juga disampaikan Duta Besar Tunisia untuk Indonesia Mourad Belhassen. Dia melihat kondisi Jakarta saat Bulan Suci tetap sibuk seperti biasa, berbeda dengan Tunisia. 

"Ada banyak kemacetan dan ada banyak orang berbelanja di pusat perbelanjaan," kata Belhassen. 

Sementara itu, buka puasa ini dihadiri 17 duta besar negara sahabat. Selain itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Engartiasto Lukita, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga datang ke lokasi. 





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id