medcom.id, Sumedang: Untuk mengisi waktu senggang sambil menunggu berbuka puasa atau lebih dikenal dengan istilah ngabuburit, pecinta pesawat tanpa awak (drone) Sumedang, Jawa Barat, hampir setiap hari menerbangkan drone dan mengabadikan video atau foto di udara.
Komunitas drone Sumedang berdiri sekitar dua bulan. Komunitas ini beranggotakan Guntur Soekarno, 24, Asep Herdiana, 22, Ahmad Haq, 37, dan Aldi, 24.
"Masing-masing ada yang hobi nerbangin, ngoprek (utak-atik pesawat), dan merekam video. Basic-nya pakai drone," ujar penggagas komunitas, Guntur Soekarno, di Alun-alun Sumedang, Rabu (15/6/2016).
Hobi ini dibilang masih langka. Dia mengklaim di Sumedang baru merekalah yang mendalami drone.
“Mudah-mudahan bisa bertambah lagi karena drone semakin populer sejak media televisi sering menggunakannya untuk mengambil gambar di udara," kata dia.
Penghobi drone lainnya, Asep Herdiana, mengaku rutin menggunakan drone untuk mengabadikan momen di car free day.
“Awalnya sih iseng beli drone. Hasil foto-foto di udara kemudian saya upload ke Facebook dan banyak yang suka. Dari sana saya kenal dengan Kang Guntur dan diajak nerbangin drone bareng," kata Asep.
Namun, hobi ini masih terbilang mahal. Untuk memiliki satu unit drone berfitur lengkap, penghobi harus merogoh kocek minimal Rp15 juta.
medcom.id, Sumedang: Untuk mengisi waktu senggang sambil menunggu berbuka puasa atau lebih dikenal dengan istilah
ngabuburit, pecinta pesawat tanpa awak (drone) Sumedang, Jawa Barat, hampir setiap hari menerbangkan
drone dan mengabadikan video atau foto di udara.
Komunitas drone Sumedang berdiri sekitar dua bulan. Komunitas ini beranggotakan Guntur Soekarno, 24, Asep Herdiana, 22, Ahmad Haq, 37, dan Aldi, 24.
"Masing-masing ada yang hobi
nerbangin,
ngoprek (utak-atik pesawat), dan merekam video.
Basic-nya pakai
drone," ujar penggagas komunitas, Guntur Soekarno, di Alun-alun Sumedang, Rabu (15/6/2016).
Hobi ini dibilang masih langka. Dia mengklaim di Sumedang baru merekalah yang mendalami
drone.
“Mudah-mudahan bisa bertambah lagi karena
drone semakin populer sejak media televisi sering menggunakannya untuk mengambil gambar di udara," kata dia.
Penghobi
drone lainnya, Asep Herdiana, mengaku rutin menggunakan
drone untuk mengabadikan momen di
car free day.
“Awalnya sih iseng beli drone. Hasil foto-foto di udara kemudian saya
upload ke
Facebook dan banyak yang suka. Dari sana saya kenal dengan Kang Guntur dan diajak
nerbangin drone bareng," kata Asep.
Namun, hobi ini masih terbilang mahal. Untuk memiliki satu unit
drone berfitur lengkap, penghobi harus merogoh kocek minimal Rp15 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)