Spekulasi Timbulkan Pembatalan Tiket
Warga mengikuti Mudik Gratis BUMN dengan menggunakan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Foto: MI/Ramdani.
Jakarta:Pengelola Stasiun Pasar Senen mengakui banyak pembatalan tiket menjelang Lebaran. Pembatalan terjadi akibat masyarakat banyak berspekulasi.

Senior Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan tiket dijual 90 hari menjelang Lebaran. Masyarakat langsung memburunya.


"Itu masyarakat berspekulasi, keretanya spekulasi, harinya, jumlahnya spekulasi. Misalnya butuhnya delapan, adanya lima ketik aja dulu adanya," kata Edy kepada Medcom.idsaat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu, 13 Juni 2018.

Menurut Edy, spekulasi itu membuat keputusan masyarakat cenderung berubah ketika memasuki Ramadan. Keputusan beralih karena adanya penyelenggaraan mudik gratis, pengumuman cuti bersama, libur sekolah, dan berita laporan arus lalu lintas darat seperti penggunaan jalan tol dan arteri.

"Selama tiga bulan itu belum ada info mudik gratis, dan lain lain. Nah setelah itu banyak yang beralih, ada yang mudik gratis ada yang ikut bersama keluarga, banyak yang seperti itu," kata Edy.

Angka pembatalan tiket sendiri di Stasiun Senen mencapai 500-800 tiket per hari. Meski demikian, hal itu bukan suatu masalah dan tidak memberikan pengaruh pada pelayanan angkutan lebaran oleh KAI. 

Baca:19 Ribu Pemudik Bertolak via Gambir

Dia menilai permintaan tiket masih tetap banyak. Alhasil, tidak ada keberangkatan yang hilang atau tiket yang mubasir. 

"Angkutan lebaran ini mengusung online.Jadi, langsung terisi enggak sampai lama karena banyak ngebatalkanyang menunggu juga banyak. Misalkan yang membatalkan 800 yang menunggu bisa 1.500-2.000 orang. Apalagi sudah musim cuti seperti ini," kata Edy.

Sementara itu, pembatalan tiket di Daop 1 bisa dilakukan di 7 stasiun. Lokasinya di Stasiun Senen, Stasiun Gambir, Stasiun Cikampek, Stasiun Bogor, Stasiun Bekasi, Stasiun Rangkasbitung, dan Stasiun Merak.




(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id