Buka bersama komunitas Muslim RI dan asing di Korea Selatan. (Foto: Dok. KBRI Seoul).
Buka bersama komunitas Muslim RI dan asing di Korea Selatan. (Foto: Dok. KBRI Seoul).

Komunitas Indonesia Rangkul Masyarakat Islam di Seoul

Ramadan indonesia-korsel Ramadan 2019
Marcheilla Ariesta • 20 Mei 2019 17:32
Seoul: Dari sekitar 50 juta penduduk Korea Selatan, hanya sekitar dua persen yang beragama Islam, sisanya dari warga asing yang menetap di sana. Karenanya, untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antarMuslim di Korea Selatan, Komunitas Muslim RI di Korsel (KMI) menyelenggarakan buka puasa bersama masyarakat Muslim di Seoul.
 
Kegiatan ini digelar di Seoul Central Mosque dan dihadiri lebih dari 800 orang Muslim yang datang dari berbagai negara.
 
Ustad Arifin dari Korea Muslim Federation yang sekaligus Dewan Syuro KMI menggarisbawahi pertemuan tersebut untuk mempererat silaturahmi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Acara buka bersama ini merupakan cara mempererat silahturahmi antar Muslim dari berbagai negara. Saya senang melihat anak-anak muda sekarang banyak yang datang ke masjid," kata Ustad Arifin, dikutip dari keterangan tertulis KBRI Seoul, Senin, 20 Mei 2019.
 
Hal senada juga disampaikan oleh Ustad Suherman, yang secara khusus dihadirkan dari Indonesia untuk memberi tausiyah selama Bulan Ramadhan. Menurut dia, silaturahmi merupakan suatu hal penting untuk menjaga persaudaraan.
 
"Hikmah silaturahmi menjalin tali Ukhuwah Islamiyah akan membuka pintu rizki. Sementara hakikat silahturahmi adalah connecting, diantaranya saling mendoakan," tutur Ustad Suherman.
 
Mewakili Dubes RI di Seoul, Atase Pertahanan KBRI Seoul, Imam Subekti menyampaikan selamat berpuasa. Imam mengatakan walau pun jauh di Negeri Ginseng, namun tetap bisa menikmati Ramadan dengan suasana seperti di Tanah Air.
 
Acara buka puasa bersama ini berlokasi di Seoul Central Mosque di Distrik Itaewon, Seoul. Masjid dimaksud lebih dikenal sebagai Masjid Itaewon oleh Muslim Indonesia.
 
Masjid Itaewon merupakan masjid terbesar di Korea Selatan, dan menjadi pusat ibadah warga Muslim di Seoul. Jamaah masjid ini datang berbagai negara seperti Timur Tengah, India, Indonesia, Malaysia, bahkan warga lokal Korea.
 
Di Korea Selatan, terdapat sekitar 38 ribu warga Indonesia yang mayoritas merupakan pekerja migran. Sebanyak 80 persen dari WNI di Korsel beragama Islam. Mereka saat ini memiliki 54 masjid-mushola yang dikoordinir oleh Komunitas Muslim Indonesia (KMI) dan tersebar di seluruh pelosok Korea Selatan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif