Menhub Pastikan Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Maksimal Rp1,3 Juta
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) meninjau Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (3/6). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.
Tangerang: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan tiket pesawat saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini tidak melebihi tarif batas atas yang telah ditentukan. Terkait tiket pesawat rute Jakarta-Surabaya sebesar Rp4 juta, dipastikan hoaks.

"Ada hoaks terkait dengan tarif yang tinggi. Dikatakan Jakarta-Surabaya sampai Rp4 juta, itu bohong," kata Budi saat meninjau kesiapan angkutan Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu, 3 Juni 2018.


Berdasarkan ketentuan, jelas Budi, tarif pesawat untuk rute Jakarta-Surabaya maksimal Rp1,3 juta. Sementara untuk pulang pergi dengan rute yang sama, maksimal Rp2,6 juta.

"Saya (bilang) kepada operator airline, anda memang berhak akan batas atas tetapi tolong dilihat juga, sedapat mungkin jangan sampai ke batas atas. Kalau mungkin, sampai batas yang favorable bagi masyarakat," ungkap Budi.

Rute penerbangan Jakarta-Surabaya merupakan jalur dengan penumpang paling banyak. Hampir setiap penerbangan pada rute itu selalu ludes diburu penumpang, terlebih selama mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Terkait penambahan penerbangan (extra flight), Budi menugaskan Airnav untuk berkoordinasi dengan seluruh maskapai. Di Bandara Soekarno-Hatta, Kemenhub memberi alokasi extra flight sebanyak 3.500 penerbangan.

"Extra flight diberikan alokasinya 3.500 selama dua minggu di Soetta, saat ini tinggal 358 lagi. Jadi mayoritas sudah diambil dan kita akan membatasi pengambilan extra flight sampai hari Selasa," ungkap Budi.

Budi tak main-main soal penambahan penerbangan selama masa mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Bila maskapai yang telah meminta tambahan penerbangan tidak jadi mengambil, maka maskapai tersebut harus menyampaikan pembatalan extra flight maksimal 24 jam sebelum penerbangan itu dilakukan.

"Saya garis bawahi agar airline tidak main-main dengan slot time. Apabila tidak dilakukan (extra flight), kita wajibkan mereka menerbangkan. Apabila tidak, ada sanksi-sanksi tertentu," pungkas Budi.



(DEN)