Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memastikan tidak ada takbiran di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Takbiran hanya akan digelar di lima wilayah di Ibu Kota.
"Kami sudah berkoordinasi dan mengambil keputusan bahwa takbiran dilakukan di masing-masing wilayah," kata Sandi di kawasan Roxy, Jakarta Pusat, Senin, 11 Juni 2018.
Dalam waktu dekat, Sandi bakal mengumumkan titik-titik takbiran di lima wilayah. Rencananya, baik Sandi maupun Gubernur Anies Baswedan akan hadir di lokasi.
"Nanti Pak Gubernur akan hadir di dua tempat, saya di dua tempat, dan di akhir akan bertemu di satu titik untuk sama-sama merayakan hari kemenangan bagi masyarakat yang sudah berpuasa 30 hari," jelas Sandi.
Baca: 50,4% Warga Tinggalkan Jakarta
Sementara itu, dia tidak memperkenankan warga berkonvoi saat malam takbiran. Seluruh kegiatan harus ada izin dan koordinasi dari Dinas Perhubungan (Dishub).
"Bagi konvoi yang tanpa koordinasi dengan Dishub akan kita kirimkan pesan tegas," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Namun, Sandi siap menyediakan pengawalan bila masyarakat tetap ngotot konvoi ke lokasi acara. "Seandainya dilakukan akan kita beri jalurnya dan ada pengamanan Dishub, bekerja sama dengan Satpol PP dan kepolisian," pungkas dia.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/nN95ey9N" allowfullscreen></iframe>
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memastikan tidak ada takbiran di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Takbiran hanya akan digelar di lima wilayah di Ibu Kota.
"Kami sudah berkoordinasi dan mengambil keputusan bahwa takbiran dilakukan di masing-masing wilayah," kata Sandi di kawasan Roxy, Jakarta Pusat, Senin, 11 Juni 2018.
Dalam waktu dekat, Sandi bakal mengumumkan titik-titik takbiran di lima wilayah. Rencananya, baik Sandi maupun Gubernur Anies Baswedan akan hadir di lokasi.
"Nanti Pak Gubernur akan hadir di dua tempat, saya di dua tempat, dan di akhir akan bertemu di satu titik untuk sama-sama merayakan hari kemenangan bagi masyarakat yang sudah berpuasa 30 hari," jelas Sandi.
Baca: 50,4% Warga Tinggalkan Jakarta
Sementara itu, dia tidak memperkenankan warga berkonvoi saat malam takbiran. Seluruh kegiatan harus ada izin dan koordinasi dari Dinas Perhubungan (Dishub).
"Bagi konvoi yang tanpa koordinasi dengan Dishub akan kita kirimkan pesan tegas," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Namun, Sandi siap menyediakan pengawalan bila masyarakat tetap ngotot konvoi ke lokasi acara. "Seandainya dilakukan akan kita beri jalurnya dan ada pengamanan Dishub, bekerja sama dengan Satpol PP dan kepolisian," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)