Jemaah Naqsabandiyah Sumbar Takbiran Malam Ini
Puluhan Jemaah Naqsabandiyah Sumatera Barat menggelar hari raya Idul Fitri dua hari lebih cepat dari ketetapan pemerintah. Medcom.id/Alex Rajes
Padang:Jemaah Naqsabandiyah Sumatera Barat menggelar hari raya Idulditri dua hari lebih cepat dari pemantauan hilal dan sidang Isbat pada Kamis, 14 Juni 2018. Takbir merayakan kemenangan di bulan yang suci bahkan telah menggema.

Puluhan jemaah Naqsabandiyah yang terpusat di Musala Baitul Makmur, Kecamatan Pauh, Kota Padang tampak terdengar menyuarakan takbir sebagai tanda masuknya 1 Syawal 1439 Hijriah pada Selasa, 12 Juni 2018 malam. Tampak puluhan jemaah berkumpul terlihat sekitar pukul 19.30 WIB di musala yang telah berusia puluhan tahun tersebut.


Pimpinan tarekat Naqsabandiyah Sumbar Buya Syafri Malin Mudo mengatakan, mereka punya perhitungan sendiri dalam menetapkan 1 Ramadan dan 1 Syawal. Sehingga, perayaan Idulfitri jemaah Naqsabandiyah tidak pernah sama dengan pemerintah.

"Malam ini kami takbiran, besok jemaah sudah menggelar salat Id," kata Syafri pada Medcom.id di dalam ruangan musala Baitul Makmur.

Syafri menjelaskan penetapan 1 Syawal jemaah Naqsabandiyah menggunakan metode Hisab Munjid. Perhitungannya 1 Syawal menggunakan dasar penetapan tahun-tahun sebelumnya.

"Sehingga jika dihitung dari awal Ramadan lalu, sekarang tepatnya 1 Syawal karena kami sudah menjalankan puasa selama 30 hari," tambah dia.

Menurut Syafri, metode ini diambil dari kitab Munjid yang diperkenalkan oleh Syekh Muhamad Thaib di awal abad 20. Dengan pengetahuan dari kitab itulah, Naqsabandiyah melakukan penetapan Ramadan dan bulan Syawal.

Selain di Kota Padang, takbiran serentak dilakukan seluruh jemaah Naqsabandiyah di Sumatera Barat yang tersebar di Kabupaten Pesisir Selatan, dan Agam.

"Jumlah Jemaah kita sekitar 5.000 jemaah," tutup Syafri.


 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id