Jakarta: Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta mewajibkan seluruh pengemudi bus menjalani tes kesehatan menjelang mudik Lebaran 2019. Ini mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.
"Kita ada tes kesehatan pengemudi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja," kata Ketua Satuan Pelayanan Terminal Kampung Rambutan Thofik di Jakarta, melansir Antara, Kamis, 16 Mei 2019.
Pengemudi juga harus melakukan tes urine. Rangkaian tes dilakukan agar setiap pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas narkoba.
Terminal Kampung Rambutan juga melakukan pemeriksaan kendaraan untuk mudik Lebaran. "Kendaraan untuk mudik lebaran kita pastikan sudah layak untuk perjalanan."
Baca juga: Tol Cipali Siap Sambut Pemudik
Sejauh ini ditemukan 18 kendaraan yang tidak layak. Sebagian kendaraan ditilang karena belum memenuhi syarat, sedangkan yang benar-benar tidak layak beroperasi akan dipulangkan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik, Terminal Kampung Rambutan meminta operator bus untuk menambah jumlah kendaraan. Terdapat 1.017 kendaraan yang beroperasi setiap harinya di Terminal Kampung Rambutan saat ini.
Terkait tarif, pihaknya saat ini masih menunggu ketentuan pemerintah terkait batas atas dan batas bawah. "Transaksi pembelian karcis dilakukan langsung di bus, informasi besaran tarif akan ditempel di dashboard kendaraan untuk mencegah kenaikan sepihak," ucap dia.
Jakarta: Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta mewajibkan seluruh pengemudi bus menjalani tes kesehatan menjelang mudik Lebaran 2019. Ini mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.
"Kita ada tes kesehatan pengemudi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja," kata Ketua Satuan Pelayanan Terminal Kampung Rambutan Thofik di Jakarta, melansir
Antara, Kamis, 16 Mei 2019.
Pengemudi juga harus melakukan tes urine. Rangkaian tes dilakukan agar setiap pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas narkoba.
Terminal Kampung Rambutan juga melakukan pemeriksaan kendaraan untuk mudik Lebaran. "Kendaraan untuk mudik lebaran kita pastikan sudah layak untuk perjalanan."
Baca juga:
Tol Cipali Siap Sambut Pemudik
Sejauh ini ditemukan 18 kendaraan yang tidak layak. Sebagian kendaraan ditilang karena belum memenuhi syarat, sedangkan yang benar-benar tidak layak beroperasi akan dipulangkan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik, Terminal Kampung Rambutan meminta operator bus untuk menambah jumlah kendaraan. Terdapat 1.017 kendaraan yang beroperasi setiap harinya di Terminal Kampung Rambutan saat ini.
Terkait tarif, pihaknya saat ini masih menunggu ketentuan pemerintah terkait batas atas dan batas bawah. "Transaksi pembelian karcis dilakukan langsung di bus, informasi besaran tarif akan ditempel di
dashboard kendaraan untuk mencegah kenaikan sepihak," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)