Tradisi Mudik Diharapkan Bangun Ekonomi Daerah
Ilustrasi. Peserta mudik melintas di dekat bus mudik bareng BUMN Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/6). Foto: Antara/M Agung Rajasa
Jakarta:Momentum tradisi mudik yang terjadi setahun sekali diharapkan bisa meningkatkan sektor perekonomian daerah. Pendapatan masyarakat yang biasanya terakumulasi di kota, dipercaya bakal mengalir ke daerah.

Presidium Nasional KAHMI dan Founder KAHMIPreneur Kamrusammad mengatakan, dari data yang didapatkannya angka pemudik tahun 2017 mencapai 30 juta orang, sehingga ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 27 juta pemudik.


"Dengan demikian, redistribusi pendapatan hasil aktivitas para pemudik pada momen Lebaran sekitar Rp90 triliun. Dana itu mengalir dari pembayaran zakat, transportasi, konsumsi, belanja dan yang lainnya," kata Kamrusammad dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Juni 2018.

Kamrussamad menjelaskan, dalam proses mudik terdapat transfer pengetahuan tentang jiwa entrepreneur kaum urban selama hidup di kota. Para perantau diyakini bisa menciptakan kemandirian ekonomi kepada keluarga di daerah, sehingga terjadi redistribusi aset pendapatan dan redistribusi pengetahuan entrepreneur. 
 
Selain itu, meningkatnya arus mudik dan adanya jaminan pelayanan optimal transportasi mudik dinilai bakal membawa perekonomian daerah lebih membaik.

Baca: Presiden tak Mau Harga Sembako Melonjak saat Lebaran

"Serta meningkatnya transaksi perdagangan di seluruh Tanah Air sejalan dengan bertambah besarnya peredaran uang. Momentum mudik lebaran harus digunakan untuk pengembangan potensi riil untuk menggerakkan perekonomian lokal," jelas Kamrussamad.

Kamrussamad kembali mengatakan, kesadaran pemudik harus ditingkatkan untuk menumbuhkan investasi di daerah masing-masing melalui peningkatan investasi untuk kegiatan di sektor UMKM, industri rumahan, dan  peternakan.

"Jadi sebenarnya momen mudik bisa dimanfaatkan untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi lokal," pungkas Kamrussamad.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id