medcom.id, Jakarta: Musim mudik 2016, Terminal Bus Rawamangun telah memberangkatkan puluhan ribu penumpang. Pemudik rata-rata hendak menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Pulau Bali.
Kepala Terminal Bus Rawamangun Bastian menjelaskan, sejak H-12 atau 24 Juni 2016, hingga H+3 atau 9 Juli 2016, Terminal Kampung Rambutan telah memberangkatkan 13.563 pemudik. Penumpukan penumpang terjadi pada H-5 lebaran ketika Terminal Rawamangun memberangkatkan 1.992 pemudik dengan 173 keberangkatan bus.
"Kalau di sini relatif landai yah, karena kan Terminal Rawamangun bukan terminal utama. Ini hanya terminal bantuan. Jadi pemudik masih terpusat di Terminal Pulogadung dan Kalideres," kata Bastian kepada Metrotvnews.com, di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (9/7/2016).
Suasana Terminal Bus Rawamangun, Sabtu 9 Juli/MTVN/Whisnu Mardiansyah
Dibandingkan musim mudik 2015, yang terhitung mulai H-7 hingga H+2 lebaran, jumlah pemudik mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada 2015, Terminal Rawamangun memberangkatkan 7.714 penumpang dari H-7 hingga H+2 lebaran. Sementara tahun ini meningkat menjadi 10.900 penumpang di periode yang sama.
Pantauan Metrotvnews.com di Terminal Rawamangun, masih banyak pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya. Rata-rata bus keberangkatan menuju wilayah Sumatera dan Jawa Timur.
"Pilih habis lebaran lah, jadi enggak kena macet. Lebih santai juga mudik habis lebaran," kata Hendra, pemudik yang akan menuju Banyuwangi, Jawa Timur kepada Metrotvnews.com.
medcom.id, Jakarta: Musim mudik 2016, Terminal Bus Rawamangun telah memberangkatkan puluhan ribu penumpang. Pemudik rata-rata hendak menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Pulau Bali.
Kepala Terminal Bus Rawamangun Bastian menjelaskan, sejak H-12 atau 24 Juni 2016, hingga H+3 atau 9 Juli 2016, Terminal Kampung Rambutan telah memberangkatkan 13.563 pemudik. Penumpukan penumpang terjadi pada H-5 lebaran ketika Terminal Rawamangun memberangkatkan 1.992 pemudik dengan 173 keberangkatan bus.
"Kalau di sini relatif landai yah, karena kan Terminal Rawamangun bukan terminal utama. Ini hanya terminal bantuan. Jadi pemudik masih terpusat di Terminal Pulogadung dan Kalideres," kata Bastian kepada
Metrotvnews.com, di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (9/7/2016).
Suasana Terminal Bus Rawamangun, Sabtu 9 Juli/MTVN/Whisnu Mardiansyah
Dibandingkan musim mudik 2015, yang terhitung mulai H-7 hingga H+2 lebaran, jumlah pemudik mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada 2015, Terminal Rawamangun memberangkatkan 7.714 penumpang dari H-7 hingga H+2 lebaran. Sementara tahun ini meningkat menjadi 10.900 penumpang di periode yang sama.
Pantauan
Metrotvnews.com di Terminal Rawamangun, masih banyak pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya. Rata-rata bus keberangkatan menuju wilayah Sumatera dan Jawa Timur.
"Pilih habis lebaran lah, jadi enggak kena macet. Lebih santai juga mudik habis lebaran," kata Hendra, pemudik yang akan menuju Banyuwangi, Jawa Timur kepada
Metrotvnews.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)