medcom.id, Jakarta: Sekitar 120 ribu hingga 150 ribu jemaah diperkirakan akan menunaikan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu 6 Juli. Banyaknya jemaah membuat pengelola Istiqlal harus menyiapkan kantong-kantong parkir tambahan.
Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, kantong parkir akan disebar ke sejumlah tempat. Seperti Kementerian Agama, Kantor Pertamina, Lapangan Banteng, dan Stasiun Juanda.
Selain itu, pengelola Istiqlal juga menyiapkan kantong parkir di halaman Gereja Katedral. Menurut Abu, meminjam halaman Katedral sudah menjadi kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya.
"Karena halaman kami enggak akan muat. Makanya kami bekerjsama dengan pengelola Katedral. Untungnya mereka juga tidak ada kegiatan," kata Abu kepada Metrotvnews.com di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2016).
Abu mengimbau jamaah yang hendak salat Id di Istiqlal datang sebelum pukul 06.00 WIB. Bahkan, ia menyarankan jemaah datang sebelum adzan subuh.
"Kalau pukul 06.00 WIB pasti kena macet, susah parkir, dan tidak kebagian saf di dalam. Lebih baik datang sebelum pukul 05.00 WIB. Solat Subuh dulu di sini setelah itu takbiran sampai pukul 06.55 WIB," terangnya.
Tujuh gerbang Istiqlal akan dibuka sekitar pukul 04.30 WIB. Hal itu untuk memudahkan akses jemaah ke Masjid terbesar di Asia Tenggara itu.
Berdasarkan jadwal, salat Id dimulai pukul 07.00 WIB. Imam Rawatib Istiqlal, Ahmad Husni Ismail bertugas sebagai imam. Sementara itu, Imam Besar Istiqlal, Nazaruddin Umar bertugas sebagai Khatib.
medcom.id, Jakarta: Sekitar 120 ribu hingga 150 ribu jemaah diperkirakan akan menunaikan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu 6 Juli. Banyaknya jemaah membuat pengelola Istiqlal harus menyiapkan kantong-kantong parkir tambahan.
Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, kantong parkir akan disebar ke sejumlah tempat. Seperti Kementerian Agama, Kantor Pertamina, Lapangan Banteng, dan Stasiun Juanda.
Selain itu, pengelola Istiqlal juga menyiapkan kantong parkir di halaman Gereja Katedral. Menurut Abu, meminjam halaman Katedral sudah menjadi kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya.
"Karena halaman kami enggak akan muat. Makanya kami bekerjsama dengan pengelola Katedral. Untungnya mereka juga tidak ada kegiatan," kata Abu kepada
Metrotvnews.com di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2016).
Abu mengimbau jamaah yang hendak salat Id di Istiqlal datang sebelum pukul 06.00 WIB. Bahkan, ia menyarankan jemaah datang sebelum adzan subuh.
"Kalau pukul 06.00 WIB pasti kena macet, susah parkir, dan tidak kebagian saf di dalam. Lebih baik datang sebelum pukul 05.00 WIB. Solat Subuh dulu di sini setelah itu takbiran sampai pukul 06.55 WIB," terangnya.
Tujuh gerbang Istiqlal akan dibuka sekitar pukul 04.30 WIB. Hal itu untuk memudahkan akses jemaah ke Masjid terbesar di Asia Tenggara itu.
Berdasarkan jadwal, salat Id dimulai pukul 07.00 WIB. Imam Rawatib Istiqlal, Ahmad Husni Ismail bertugas sebagai imam. Sementara itu, Imam Besar Istiqlal, Nazaruddin Umar bertugas sebagai Khatib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)