medcom.id, Jakarta: Pakaian mendominasi pengiriman barang menjelang Lebaran. Tren jual beli online mengakibatkan pengiriman pakaian jadi yang tertinggi.
"Paling banyak (pengiriman barang) sih baju atau aksesoris dari online shop. Barang lain khas Lebaran ada juga, tapi tidak begitu banyak," ujar koordinator pelayanan jasa pengiriman barang JNE cabang Bekasi, Arul, Rabu (8/7/2015).
"Untuk pengiriman ke wilayah-wilayah Jabodetabek biasanya yang mendominasi pengiriman barang-barang seperti pakaian ini," lanjut dia.
Menjelang Lebaran permintaan pengiriman barang memang melonjak. Arul mengakui, setiap tahun menunjukkan tren seperti itu.
"Pengiriman barang benar-benar naik. Sekitar 40 persen dari hari biasa sih ada," kata Arul.
Destinasi pengiriman barang sebagian besar ke luar kota, tapi masih di Pulau Jawa. Lonjakan, kata Arul, juga berdampak kepada molornya estimasi waktu pengiriman barang. Arul menyebut, pihaknya menyetop pengiriman kilat untuk sementara waktu.
"Kalau estimasi memang agak molor, karena kan permintaan semakin banyak. Kalau biasanya ada yang minta kirim paket kilat, kita setop menjelang Lebaran, agar pelanggan tidak kecewa juga," jelasnya.
medcom.id, Jakarta: Pakaian mendominasi pengiriman barang menjelang Lebaran. Tren jual beli
online mengakibatkan pengiriman pakaian jadi yang tertinggi.
"Paling banyak (pengiriman barang) sih baju atau aksesoris dari
online shop. Barang lain khas Lebaran ada juga, tapi tidak begitu banyak," ujar koordinator pelayanan jasa pengiriman barang JNE cabang Bekasi, Arul, Rabu (8/7/2015).
"Untuk pengiriman ke wilayah-wilayah Jabodetabek biasanya yang mendominasi pengiriman barang-barang seperti pakaian ini," lanjut dia.
Menjelang Lebaran permintaan pengiriman barang memang melonjak. Arul mengakui, setiap tahun menunjukkan tren seperti itu.
"Pengiriman barang benar-benar naik. Sekitar 40 persen dari hari biasa
sih ada," kata Arul.
Destinasi pengiriman barang sebagian besar ke luar kota, tapi masih di Pulau Jawa. Lonjakan, kata Arul, juga berdampak kepada molornya estimasi waktu pengiriman barang. Arul menyebut, pihaknya menyetop pengiriman kilat untuk sementara waktu.
"Kalau estimasi memang agak molor, karena kan permintaan semakin banyak. Kalau biasanya ada yang minta kirim paket kilat, kita setop menjelang Lebaran, agar pelanggan tidak kecewa juga," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)