Ilustrasi salat. Medcom
Ilustrasi salat. Medcom

Warga Jakpus Diminta Salat Id di Rumah

Ramadan Virus Korona Ramadan 2020
Christian • 23 Mei 2020 21:44
Jakarta: Warga Jakarta Pusat diminta melangsungkan salat Idulfitri di rumah. Langkah ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 (korona).
 
"Ini demi kepentingan bersama, salat di rumah. Kasus virus covid-19 ini masih sangat tinggi," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat dihubungi Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Irwandi mengaku sudah meminta lurah dan camat mengimbau warga melangsungkan salat Id di rumah. Ini sesuai imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, ia belum menerima laporan terkait titik-titik mana saja yang tetap melangsungkan salat Id. Ia juga meminta para aparatur di wilayah Jakpus memonitoring dan mengingatkan warga agar tetap mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat Hari Raya Idulfitri.
 
"Kita semua sudah tahu PSBB diperpanjang sampai 4 Juni nanti. Maka dari itu kita ajak masyarakat untuk tetap berada di rumah," tegas dia.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga DKI, terutama umat muslim, untuk tetap di rumah selama Idulfitri 1441 Hijriah. Hal ini demi menekan potensi penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Tetap di rumah pada hari jelang lebaran, saat lebaran dan sesudah lebaran. Artinya jangan sampai kita melonggarkan diri melupakan kedisplinan yang kita jaga dua bulan, supaya kita tidak kembali ke situasi bulan Maret," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Anies mengingatkan penyebaran covid-19 terpusat di Jakarta. Seluruh pihak harus mengikuti aturan PSBB.
 
Warga Jakpus Diminta Salat Id di Rumah
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif