medcom.id, Jombang: Harga daging ayam dan sapi merangkak naik di pekan pertama Ramadan 1437 Hijriah di Jombang, Jawa Timur. Di Pasar Citra Niaga Jombang, harga daging ayam naik naik melebihi 50 persen.
Menurut Yanti, 35, pedagang di Pasar Citra Niaga, harga semula daging ayam kampung hanya Rp30 ribu per Kg. Kenaikan harga terjadi sejak awal Ramadan.
"Tapi, permintaan daging ayam kampung tetap banyak," kata Yanti kepada Metrotvnews.com, Kamis (9/6/2016).
Sementara itu harga daging sapi naik dari Rp80 ribu menjadi Rp110 ribu per Kg. Sedangkan harga ayam pedaging naik dari Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu per Kg.
"Penjualan masih tetap sama. Tapi beberapa konsumen memilih daging rawonan yang harganya jauh lebih murah yaitu Rp70 ribu per Kg," lanjut Yanti.
Kenaikan harga pun menyulitkan pedagang daging olahan. Seperti Suwarno, pedagang bakso. Pasalnya, harga daging sapi naik. Tapi ia tak bisa menaikkan harga bakso. Jika harga naik, pelanggan akan lari.
"Padahal bahan baku bakso adalah daging. Jika harga daging terus naik, kami yang kena imbasnya. Makanya kami minta pemerintah turun tangan, melakukan stabilisasi harga di pasaran," pungkasnya.
medcom.id, Jombang: Harga daging ayam dan sapi merangkak naik di pekan pertama Ramadan 1437 Hijriah di Jombang, Jawa Timur. Di Pasar Citra Niaga Jombang, harga daging ayam naik naik melebihi 50 persen.
Menurut Yanti, 35, pedagang di Pasar Citra Niaga, harga semula daging ayam kampung hanya Rp30 ribu per Kg. Kenaikan harga terjadi sejak awal Ramadan.
"Tapi, permintaan daging ayam kampung tetap banyak," kata Yanti kepada Metrotvnews.com, Kamis (9/6/2016).
Sementara itu harga daging sapi naik dari Rp80 ribu menjadi Rp110 ribu per Kg. Sedangkan harga ayam pedaging naik dari Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu per Kg.
"Penjualan masih tetap sama. Tapi beberapa konsumen memilih daging rawonan yang harganya jauh lebih murah yaitu Rp70 ribu per Kg," lanjut Yanti.
Kenaikan harga pun menyulitkan pedagang daging olahan. Seperti Suwarno, pedagang bakso. Pasalnya, harga daging sapi naik. Tapi ia tak bisa menaikkan harga bakso. Jika harga naik, pelanggan akan lari.
"Padahal bahan baku bakso adalah daging. Jika harga daging terus naik, kami yang kena imbasnya. Makanya kami minta pemerintah turun tangan, melakukan stabilisasi harga di pasaran," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)