Warga membeli daging dalam operasi pasar Bulog Divre Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (9/6/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
Warga membeli daging dalam operasi pasar Bulog Divre Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (9/6/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Bulog DIY Jual Daging Sapi Rp95 Ribu

Patricia Vicka • 09 Juni 2016 10:42
medcom.id, Yogyakarta: Ketika harga di sejumlah daerah melambung, daging sapi di Yogyakarta cuma dijual Rp95 ribu per kilogram. Harga murah ini hanya ada dalam operasi pasar daging yang diadakan Bulog Divre Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
Bulog DIY menggelar operasi pasar daging Kamis 9 Juni 2016 di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Daging sapi dijual Rp95 ribu/kg guna menekan harga di pasaran yang sudah menyentuh Rp115-Rp120 ribu/kg.
 
Kepala Bulog Divre DIY, Sugit Tedjo Mulyono, mengatakan, daging sapi yang dijual bukan daging beku impor. Sapi- sapi tersebut ia dapatkan dari peternak sapi di Gunungkidul dan Bantul.

"Pengalaman kami daging sapi beku impor kurang diminati warga Yogyakarta. Akhirnya kami ambil sendiri sapi ini dari peternak lokal. Lalu kami potong sendiri," ujar Sugit di anjungan Bulog di Pasar Beringharjo, Yogyakarta.
 
Pihaknya menyiapkan satu ekor sapi untuk operasi pasar kali ini. Bulog berharap masyarakat terbantu mendapatkan barang murah sesuai harga.
 
Bulog Divre DIY berencana menggelar operasi pasar serupa di sejumlah pasar seperti Pasar Kranggan dan Demangan.
 
"Kami sudah siapkan total 60 ekor sapi untuk operasi pasar selama Ramadan. Sapi kami ambil langsung dari RPH (rumah potong hewan). Hari pertama kami potong 1 ekor dulu dan menghasilkan 297 kg daging," jelasnya.
 
Sugit berharap dengan operasi pasar, para pedagang sapi mau menurunkan harga di kisaran Rp107 ribu-Rp110ribu/kg. "Boleh mengambil untung, tapi jangan aji mumpung. Saya yakin harga dipasaran bisa ditekan lagi di bawah Rp115 ribu," pungkasnya.
 
Jumida, 50, warga pembeli daging merasa terbantu dengan operasi pasar ini. Ia berharap pemerintah memberikan sanksi tegas kepada para pedagang sapi nakal yang seenaknya menetapkan harga tinggi.
 
"Kalau perlu ada izin khusus untuk berjualan daging sapi. Hanya pedagang yang mengantongi izin itu yang boleh berjualan. Kalau masih nakal juga cabut saja izinnya dan pedagang dilarang berjualan," harap warga Sleman ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan