medcom.id, Depok: Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Dompet Dhuafa melalui Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah) menggelar pelatihan tentang tata cara pengurusan jenazah (pulasara). Pelatihan yang dimulai sejak Kamis, 9 Juni 2016 di Masjid Al-Maghfiroh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Limo Kota Depok, Jawa Barat ini diikuti oleh 27 peserta yang merupakan petugas pengumpulan zakat atau amil.
Manajer Barzah Dompet Dhuafa Madroi mengatakan pelatihan pemulasaraan jenazah itu digelar dengan harapan para amil mampu mempraktikkan tata cara pengurusan mayat sebagaimana petunjuk ajaran Islam.
"Sehingga dapat memilah antara praktik yang bersifat tradisi dan syar`i," kata Madroi dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (14/6/2016).
Sementara itu Kepala KUA Kecamatan Limo KH Asnawi menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dompet Dhuafa yang telah menginisiasi pelatihan pemulasaraan jenazah ini. Menurut dia, pelatihan serupa jangan jarang dan sulit ditemukan dalam kegiatan sehari-hari.
“Pelatihan seperti ini belum pernah ada, bahkan tidak terpikirkan,” kata Asnawi.
Selain menggelar pelatihan, Dompet Dhuafa juga memberikan santunan kepada para peserta. Setelah sukses digelar di Depok, kegiatan ini direncanakan berlanjut di beberapa kota lainnya, antara lain di Kecamatan Rancabungur (Kabupaten Bogor), Cibarusah (Bekasi), Pulau Tidung (Kepulauan Seribu), dan beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
medcom.id, Depok: Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Dompet Dhuafa melalui Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah) menggelar pelatihan tentang tata cara pengurusan jenazah (pulasara). Pelatihan yang dimulai sejak Kamis, 9 Juni 2016 di Masjid Al-Maghfiroh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Limo Kota Depok, Jawa Barat ini diikuti oleh 27 peserta yang merupakan petugas pengumpulan zakat atau amil.
Manajer Barzah Dompet Dhuafa Madroi mengatakan pelatihan pemulasaraan jenazah itu digelar dengan harapan para amil mampu mempraktikkan tata cara pengurusan mayat sebagaimana petunjuk ajaran Islam.
"Sehingga dapat memilah antara praktik yang bersifat tradisi dan syar`i," kata Madroi dalam rilis yang diterima
Metrotvnews.com, Selasa (14/6/2016).
Sementara itu Kepala KUA Kecamatan Limo KH Asnawi menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dompet Dhuafa yang telah menginisiasi pelatihan pemulasaraan jenazah ini. Menurut dia, pelatihan serupa jangan jarang dan sulit ditemukan dalam kegiatan sehari-hari.
“Pelatihan seperti ini belum pernah ada, bahkan tidak terpikirkan,” kata Asnawi.
Selain menggelar pelatihan, Dompet Dhuafa juga memberikan santunan kepada para peserta. Setelah sukses digelar di Depok, kegiatan ini direncanakan berlanjut di beberapa kota lainnya, antara lain di Kecamatan Rancabungur (Kabupaten Bogor), Cibarusah (Bekasi), Pulau Tidung (Kepulauan Seribu), dan beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SBH)