medcom.id, Jepara: Menjelang Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bakal mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat). Operasi fokus pada peredaran minuman beralkohol dan lokasi yang diduga dijadikan tempat mesum.
Kepala Satpol PP Jepara Trisno Santoso mengatakan, dua pekan menjelang Ramadan operasi pekat akan terus ditingkatkan. Dalam sepekan, akan ada beberapa kali operasi.
“Mengenai waktunya kapan, nanti ditunggu saja saatnya. Pokoknya sasaran utamanya minuman dan tempat-tempat mesum,” ujar Trisno, Rabu (18/5/2016).
Disinggung aktivitas tempat hiburan malam saat Ramadan nanti, Trisno menyatakan belum dapat memberikan jawaban pasti. Apakah akan ditutup total selama Ramadan atau hanya beberapa hari saja.
“Itu harus kami rapatkan dulu dengan pihak-pihak terkait. Kalau pengalaman tahun lalu, selama puasa tempat hiburan seperti karaoke tutup total,” kata Trisno.
Terpisah, Kasat Binmas Polres Jepara AKP Hadi Suprastowo, menyampaikan, setelah pusat hiburan karaoke di kawasan Pantai Pungkruk diratakan dengan tanah, pengawasan peredaran minol menjadi sulit dikontrol.
“Sampai saat ini peredaran minuman beralkohol di masyarakat luar biasa setelah Pungkruk digusur menjadi susah dikontrol,” kata Hadi.
Jelang Ramadan kali ini, Hadi menambahkan, pihaknya gencar mengajak masyarakat untuk menekan peredaran minol. Salah satunya dengan meminta masyarakat untuk aktif memberikan laporan berkait dengan keberadan minol.
“Ini untuk menjaga kondusifitas masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” tandas Hadi.
medcom.id, Jepara: Menjelang Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bakal mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat). Operasi fokus pada peredaran minuman beralkohol dan lokasi yang diduga dijadikan tempat mesum.
Kepala Satpol PP Jepara Trisno Santoso mengatakan, dua pekan menjelang Ramadan operasi pekat akan terus ditingkatkan. Dalam sepekan, akan ada beberapa kali operasi.
“Mengenai waktunya kapan, nanti ditunggu saja saatnya. Pokoknya sasaran utamanya minuman dan tempat-tempat mesum,” ujar Trisno, Rabu (18/5/2016).
Disinggung aktivitas tempat hiburan malam saat Ramadan nanti, Trisno menyatakan belum dapat memberikan jawaban pasti. Apakah akan ditutup total selama Ramadan atau hanya beberapa hari saja.
“Itu harus kami rapatkan dulu dengan pihak-pihak terkait. Kalau pengalaman tahun lalu, selama puasa tempat hiburan seperti karaoke tutup total,” kata Trisno.
Terpisah, Kasat Binmas Polres Jepara AKP Hadi Suprastowo, menyampaikan, setelah pusat hiburan karaoke di kawasan Pantai Pungkruk diratakan dengan tanah, pengawasan peredaran minol menjadi sulit dikontrol.
“Sampai saat ini peredaran minuman beralkohol di masyarakat luar biasa setelah Pungkruk digusur menjadi susah dikontrol,” kata Hadi.
Jelang Ramadan kali ini, Hadi menambahkan, pihaknya gencar mengajak masyarakat untuk menekan peredaran minol. Salah satunya dengan meminta masyarakat untuk aktif memberikan laporan berkait dengan keberadan minol.
“Ini untuk menjaga kondusifitas masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” tandas Hadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)