medcom.id, Ambon: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Kementerian Agama pada Selasa, 16 Juni petang, akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan. Kemenag akan mengundang para ulama, pimpinan ormas Islam, dan pakar astronomi dalam sidang isbat.
"Nantinya akan dimusyawarahkan penentuan awal Ramadan, apakah jatuh pada Rabu 17 Juni atau Kamis 18 Juni," kata Lukman saat membuka seminar kerukunan umat beragama, rapat kerja nasional Kanwil Kemenag se-Indonesia dan peluncuran Pesparawi tingkat nasional ke-XI, di Kota Ambon, Senin (15/6/2015) malam.
Posisi pemerintah, menurut Lukman, hanya akan menetapkan awal Ramadan sesuai hasil kesepakatan peserta sidang. Lukman memastikan Kemenag akan mengerahkan para ahli di semua provinsi di Indonesia untuk melihat hilal atau kemunculan bulan tanda pergantian bulan dari Syaban ke Ramadan.
Selain itu, Lukman meminta masyarakat Indonesia saling menghormati. Bagi umat Islam, ia mengimbau untuk menjaga kesucian Ramadan.
"Saya juga berharap tidak ada aksi sweeping dari ormas tertentu saat Ramadan," kata Lukman.
medcom.id, Ambon: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Kementerian Agama pada Selasa, 16 Juni petang, akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan. Kemenag akan mengundang para ulama, pimpinan ormas Islam, dan pakar astronomi dalam sidang isbat.
"Nantinya akan dimusyawarahkan penentuan awal Ramadan, apakah jatuh pada Rabu 17 Juni atau Kamis 18 Juni," kata Lukman saat membuka seminar kerukunan umat beragama, rapat kerja nasional Kanwil Kemenag se-Indonesia dan peluncuran Pesparawi tingkat nasional ke-XI, di Kota Ambon, Senin (15/6/2015) malam.
Posisi pemerintah, menurut Lukman, hanya akan menetapkan awal Ramadan sesuai hasil kesepakatan peserta sidang. Lukman memastikan Kemenag akan mengerahkan para ahli di semua provinsi di Indonesia untuk melihat hilal atau kemunculan bulan tanda pergantian bulan dari Syaban ke Ramadan.
Selain itu, Lukman meminta masyarakat Indonesia saling menghormati. Bagi umat Islam, ia mengimbau untuk menjaga kesucian Ramadan.
"Saya juga berharap tidak ada aksi sweeping dari ormas tertentu saat Ramadan," kata Lukman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)