Suasana kendaraan yang masuk ke tol dalam kota Semarang/Metrotvnews.com/Dhana Kencana
Suasana kendaraan yang masuk ke tol dalam kota Semarang/Metrotvnews.com/Dhana Kencana

Satgas: Curi-curi Mudik Sama Saja Antarkan Covid-19 ke Kampung

Theofilus Ifan Sucipto • 16 April 2021 19:56
Jakarta: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan mudik dilarang pada 6-17 Mei 2021. Doni berharap masyarakat memahami tujuan pemerintah melarang mudik, yakni mencegah penularan covid-19 saat hari libur nasional.
 
“Mobilisasi orang dari suatu daerah ke daerah lain dalam jumlah yang besar itu sama dengan menimbulkan potensi, mengantarkan covid-19 ke daerah yang landai,” tegas Doni dalam rapat koordinasi penanganan covid-19 bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, Jumat, 16 April 2021.
 
Pelarangan mudik lebaran harus dimaknai secara menyeluruh. Masyarakat tak boleh mencuri-curi kesempatan pulang kampung sebelum waktu larangan berlaku.

“Kalau dilarang mudik, itu bukan berarti sebelum tanggal 6 April bisa pulang kampung,” kata dia.
 
Baca: Larang Mudik, Satgas Covid-19 Tak Mau Silaturahmi Berakhir Tragis
 
Doni meminta kesadaran masyarakat menaati larangan tersebut. Supaya, kasus covid-19 di Indonesia segera terkendali.
 
“Pemahaman tentang pandemi ini harus dikuasai oleh seluruh pihak,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.
 
Pemerintah melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021. Keputusan ini diambil dari hasil rapat koordinasi tingkat menteri mengenai persiapan penyelenggaraan Idulfitri 1442 Hijriah. Pelarangan mudik dilaksanakan serentak pada 6-17 Mei 2021.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan