Polri menggelar apel pasukan operasi ketupat dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2021. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Polri menggelar apel pasukan operasi ketupat dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2021. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Mudik Lebaran 2021

Ramadan Mudik Lebaran polri Virus Korona pandemi covid-19 Ramadan 2021
Siti Yona Hukmana • 05 Mei 2021 11:15
Jakarta: Polri menggelar apel pasukan operasi ketupat dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2021. Ratusan ribu personel gabungan siap menjaga pos pengamanan (pospam) yang tersebar di seluruh wilayah.
 
"Jumlah personel yang terlibat 155 ribu personel gabungan, terdiri dari 90.502 Polri, 11.553 TNI, dan 52.880 personel instansi terkait lainnya, seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, Jasa Raharja," kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Mei 2021.
 
Istiono mengatakan apel gelar pasukan itu sebagai bentuk pengecekan terakhir kesiapan Operasi Ketupat 2021. Kegiatan ini dalam rangka pengamanan Idulfitri 1442 Hijriah dan pelarangan mudik Lebaran 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Istiono menyampaikan personel gabungan akan ditempatkan di 381 pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih nekat mudik lebaran. Ada pula personel yang akan berjaga di 1.536 pospam untuk pengamanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, ketertiban keselamatan, kelancaran berlalu lintas (kamtibselcarlantas).
 
"Lalu, 596 pos pelayanan dan 180 pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata, dan lain-lain," ungkap Istiono.
 
Baca: Satgas Covid-19 Sebut Larangan Mudik Kebijakan Strategis dan Tepat
 
Dia berharap masyarakat mematuhi aturan pemerintah untuk tidak mudik. Mobilitas itu berpotensi meningkatkan angka kasus covid-19.
 
"Menjelang Hari Raya Idulfitri tren kasus covid-19 mengalami kenaikan sebesar 2,03 persen. Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran untuk menekan laju penyebaran covid-19. Kebijakan ini berlaku sejak 6-17 Mei 2021.
 

(AZF)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif