Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Turun 46%, 512 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Ramadan Mudik Lebaran Virus Korona jasa marga covid-19 pandemi covid-19 Ramadan 2021 Idulfitri 2021
Cindy • 13 Mei 2021 16:47
Jakarta: PT Jasa Marga mencatat 512.876 kendaraan meninggalkan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) selama 6-12 Mei 2021. Angka ini turun 46,1 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) normal yang bisa mencapai 951.602 kendaraan.
 
"Untuk distribusi lalu lintas dari Jabotabek, sebesar 35,6 persen menuju arah timur, 35 persen menuju arah barat, dan 29,4 persen menuju arah selatan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru lewat keterangan tertulis, Kamis, 13 Mei 2021.
 
Menurut dia, 100.646 kendaraan meninggalkan Jakarta ke arah timur di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ada penurunan 209.399 kendaraan dari lalin normal atau 51,9 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, 81.805 kendaraan meninggalkan Ibu Kota. Jumlah kendaraan turun 204.469 dari lalin normal atau 60 persen.
 
Baca: Cegah Membeludaknya Pemudik Mesti Dimulai dari Hulu
 
Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur tercatat mencapai 182.451. Ada penurunan 413.868 kendaraan dari lalin normal atau 55,9 persen.
 
Sebanyak 179.471 kendaraan menuju ke arah barat via GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak. Volume lalin turun 43,1 persen atau 315.665 kendaraan dari kondisi normal.
 
Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 150.954. Angka ini turun 32 persen dari lalin normal atau 222.069 kendaraan.
 
PT Jasa Marga mengingatkan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) kategori dikecualikan untuk melengkapi dokumen persyaratan. Hal ini meliputi surat izin keluar masuk (SIKM) dan hasil negatif tes real time polymerase chain reaction (RT-PCR), rapid test antigen, maupun hasil GeNose C19.
 
Syarat ini diperlukan selama periode peniadaan mudik Lebaran 2021. Pengecualian larangan mudik hanya diberikan kepada kendaraan pelayanan distribusi logistik, warga yang pergi untuk keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil, dan kepentingan persalinan.
 
Selain itu, Heru mengimbau masyarakat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol dengan mengecek kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima. PPDN diharap mengisi bensin dan saldo uang elektronik, serta mematuhi protokol kesehatan di tempat istirahat, rambu-rambu, dan arahan petugas.
 

(OGI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif