Ilustrasi--Bus angkutan lebaran--MI/widjajadi
Ilustrasi--Bus angkutan lebaran--MI/widjajadi

Skema Satu Arah Rugikan Angkutan Bus

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Andhika Prasetyo • 20 Mei 2019 11:56
Jakarta: Kebijakan satu arah yang rencananya diterapkan pemerintah saat mudik dinilai merugikan. Sebab, skema itu akan memicu keterlambatan armada bus dari Jawa Timur dan Jawa Tengah ke Jakarta.
 
Padahal, jika ingin membuat arus mudik menjadi lancar, pemerintah seharusnya memudahkan moda transportasi bus dan mendorong masyarakat menggunakan angkutan tersebut.
 
"Tetapi sekarang kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada kami. Padahal tujuan utama Trans Jawa itu adalah efisiensi, mengurangi beban konsumsi bahan bakar, memudahkan konektivitas. Kalau seperti ini, itu tidak bisa kami capai," ujar Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan melalui keterangan resmi, Senin, 20 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pintu Keluar Tol One Way Tak Hanya di Brebes Barat
 
Ia pun berharap pemerintah memiliki solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut. "Kami sangat senang dengan kehadiran Tol Trans Jawa. Itu sangat membantu kami mencapai waktu tempuh yang belum pernah kami rasakan sebelumnya. Biaya yang timbul dengan pengenaan tarif tol masih bersahabat dengan kami karena kami bisa efisiensi. Pelanggan kami juga senang," terangnya.
 
Menurutnya, sedikit demi sedikit kepercayaan masyarakat akan moda transportasi bus mulai terasa. Okupansi kami juga mulai dirasakan naik sedikit demi sedikit, dan optimisme kami dalam berwirausaha kembali berkobar di dalam hati.
 
"Jangan sampai kondisi yang sudah baik ini kembali menjadi buruk. Jangan sampai pemerintah mengeluarkan kebijakan yang merugikan banyak pihak," tuturnya.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif