Dinsos Harap Warga DKI tak Lakukan <i>Sahur On The Road</i>
Ilustrasi. ANT/Irsan Mulyadi.
Jakarta:Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mengimbau warga DKI tidak melakukan Sahur On the Road (SOTR) selama Ramadan. Aktivitas SOTR yang digelar di jalanan itu berpotensi memancing Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) untuk meminta-minta di jalan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Masrokhan mengungkapkan warga yang ingin menggelar aksi sosial bisa memberikan sumbangan kepada lembaga atau yayasan sosial terpercaya. Sehingga, bantuan bisa didistribusikan kepada yang berhak.

"Sesuai arahan Pak Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan, agar warga tidak melakukan aktivitas Sahur On the Road. Pak Wagub Sandi juga kasih opsi dengan menyiapkan beberapa lokasi untuk warga yang ingin berbagi. Lokasi yang telah disediakan itu berpusat di masjid-masjid sekitar," kata Masrokhan dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 Mei 2018.

Ia melanjutkan, masyarakan kerap membagikan makanan di pinggir jalan dalam kegiatan SOTR. Hal ini bisa mengganggu ketertiban umum karena bisa membuat PMKS menjamur.

SOTR juga bisa membuat masyarakat luar Jakarta berdatangan menjadi pengemis di Ibu Kota. Memberikan bantuan kepada PMKS juga melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Tentu itu berpotensi pada semakin menjamurnya PMKS di Jakarta," jelas Masrokhan.

Namun, ia mengaku warga DKI telah cerdas dalam memberikan bantuan. Masyarakat bisa memberikan kepada lembaga atau yayasan yang tepat.

"Masyarakat bisa memberikan bantuan ke yayasan yatim piatu atau yayasan sosial lainnya dengan memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat. Jadi kepedulian itu bisa lebih bermakna," ujar Masrokhan.


(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id