Pasar di Pantura Cirebon Ditutup Sejak H-7 Lebaran
Kapolres dan Kadishub Kabupaten Cirebon sedang melakukan cek kesiapan arus mudik dan balik. (Medcom.id/Ahmad Rofahan)
Cirebon: Sejumlah pasar yang menjadi penyebab kemacetan di Pantura Cirebon, Jawa Barat, bakal ditutup sejak H-7 sampai H+7 Idulfitri. Pasar-pasar yang akan tutup, ialah berlokasi di ruas jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat.

"Kami sudah koordinasi dan sudah disepakati, bahwa H-7 pasar di Pantura Cirebon steril dari aktivitas," kata  Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto saat mengecek jalur persiapan arus mudik dan balik, Kamis, 31 Mei 2018.


Suhermanto mengungkapkan, ada empat titik pasar yang rawan macet, yaitu Pasar Tegal Gubug, Pasar Palimanan, Pasar Weru dan Pasar Gebang. Pihaknya juga menyiagakan personel di lokasi untuk mengurai kemacetan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon Abraham menambahkan, lokasi lainnya yang rawan macet adalah pusat kuliner di Tengah Tani, Cirebon. 

Pusat kuliner empal gentong tersebut tidak memiliki ruang parkir yang luas, sehingga sering menggunakan bahu jalan untuk parkir. 

"Pusat kuliner menjadi perhatian kami pada arus mudik dan balik nanti," kata Abraham.

Abraham menyebutkan, jalur dari pusat batik di Trusmi Plered hingga pusat kuliner empal gentong menjadi langganan macet. 

"Saya minta kepada pengelola, untuk bisa menjaga ketertiban para pengunjungnya," kata Abraham.



(LDS)