Korban Gempa Sumenep Rayakan Lebaran di Tenda Pengungsian

Hidayaturrahman, Sunnaholomi Halakrispen 15 Juni 2018 04:35 WIB
hari raya idul fitri
Korban Gempa Sumenep Rayakan Lebaran di Tenda Pengungsian
ilustrasi tenda pengungsian korban gempa ANTARA/Rahmad
Jakarta:Puluhan masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Desa Bulla’an, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terpaksa harus merayakan lebaran di tenda pengungsian. 

Hal tersebut dikarenakan gempa berkekuatan 4,8 skala richter yang terjadi telah membuat rumah warga dan tempat ibadah rusak parah.


Salah satu korban gempa, Efendi (26) mengatakan akibat gempa yang terjadi ia harus mencari barang barang berharga milik keluarganya di antara reruntuhan rumahnya. Padahal suatu waktu reruntuhan rumah tersebut dapat rubuh dan menimpanya.

“Di lebaran kali ini saya sekeluarga dan tetangga lainnya pasrah. Kita harus menjalani lebaran di dalam tenda pengungsian saja,” ujar Efendi di tempat pengungsian, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis, 14 Juni 2018.

Selain Efendi, warga lain juga masih berupaya menyelamatkan barang berharga mereka. Namun walaupun ada beberapa rumah yang tidak rusak parah, penghuninya enggan menempatinya lantaran takut terjadi gempa susulan.

Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen pun mengimbau masyarakat yang mengungsi di tempat-tempat pengungsian untuk bersabar. Pasalnya bantuan belum dapat tiba dalam waktu dekat.

“Untuk sementara warga harus bersabar menjalankan lebaran di tenda, karena bantuan dan rehab rumah akan di lanjutkan setelah lebaran,” tutur Fadillah.




(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id