Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan keamanan selama mudik cukup kondusif. Meskipun ada sejumlah kendala di lapangan.
"Insyaallah oleh pemerintah bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya secara maksimal," kata Mahfud di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kompleks Media Group, Jakarta Barat, Senin, 2 Mei 2022.
Baca: Urai Arus Mudik di Merak, Pelabuhan Indah Kiat Dibuka untuk Truk
Mahfud mencontohkan kendala saat jalan tol macet. Hal itu disebabkan pemudik yang menyerbu jalanan akibat tidak membaca pengumuman jam penutupan jalan tol.
"Sehingga terjadi kemacetan. Di Pelabuhan Merak juga seperti itu," papar dia.
Mahfud mafhum antusias masyarakat tinggi setelah dua tahun dilarang mudik. Sebanyak 87 juta orang diprediksi kembali ke kampung halaman tahun ini.
Mahfud menyebut mudik merupakan bentuk ibadah. Sehingga pelaksanaannnya harus dilakukan dengan baik.
"Ibadah tidak boleh bikin kerusakan karena ibadah selalu menimbulkan keamanan dan kesejukan," tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam)
Mahfud MD mengatakan keamanan selama mudik cukup kondusif. Meskipun ada sejumlah kendala di lapangan.
"Insyaallah oleh pemerintah bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya secara maksimal," kata Mahfud di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kompleks Media Group, Jakarta Barat, Senin, 2 Mei 2022.
Baca:
Urai Arus Mudik di Merak, Pelabuhan Indah Kiat Dibuka untuk Truk
Mahfud mencontohkan kendala saat jalan tol macet. Hal itu disebabkan
pemudik yang menyerbu jalanan akibat tidak membaca pengumuman jam penutupan jalan tol.
"Sehingga terjadi kemacetan. Di Pelabuhan Merak juga seperti itu," papar dia.
Mahfud mafhum antusias masyarakat tinggi setelah dua tahun dilarang mudik. Sebanyak 87 juta orang diprediksi kembali ke kampung halaman tahun ini.
Mahfud menyebut mudik merupakan bentuk ibadah. Sehingga pelaksanaannnya harus dilakukan dengan baik.
"Ibadah tidak boleh bikin kerusakan karena ibadah selalu menimbulkan keamanan dan kesejukan," tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEV)