PERHATIAN publik untuk sementara teralihkan dengan kabar terurainya kemacetan di tol Brebes Timur Exit (Brexit), Jawa Tengah. Padahal, imbas dari kemacetan parah itu masih dirasakan hingga hari ini, khusususnya di lajur menuju pintu keluar tol Pejagan.
Untuk setiap kendaraan yang melintasi Tol Pejagan pada Senin (4/7/2016) malam ini, dibutuhkan sekurangnya waktu enam jam untuk menembus jarak sepuluh kilometer. Kemacetan juga diperparah dengan banyaknya kendaraan bus dan truk yang melakukan contraflow (lawan arus) tanpa adanya peringatan dan tindakan dari pihak kepolisian. Hal ini bisa membahayakan banyak pengendara lain.
Hingga laporan ini ditulis, contraflow dengan pengawalan polisi baru dilakukan untuk kendaraan arah Semarang, Jawa Tengah.
Kemacetan panjang masih terjadi di Pejagan, Brebes.
Beberapa truk dan bus melakukan contraflow tanpa pengawalan polisi
Laporan: Lina Tri Astuti/Brebes
Naskah (foto) ini dikirim oleh warga yang mengikuti program Netizen Mudik Competition Metrotvnews.com. Pemudik yang ingin berpartisipasi dalam program ini dapat mengirimkan liputan melalui WhatsApp aplikasi Peta Mudik.
PERHATIAN publik untuk sementara teralihkan dengan kabar terurainya kemacetan di tol Brebes Timur Exit (Brexit), Jawa Tengah. Padahal, imbas dari kemacetan parah itu masih dirasakan hingga hari ini, khusususnya di lajur menuju pintu keluar tol Pejagan.
Untuk setiap kendaraan yang melintasi Tol Pejagan pada Senin (4/7/2016) malam ini, dibutuhkan sekurangnya waktu enam jam untuk menembus jarak sepuluh kilometer. Kemacetan juga diperparah dengan banyaknya kendaraan bus dan truk yang melakukan
contraflow (lawan arus) tanpa adanya peringatan dan tindakan dari pihak kepolisian. Hal ini bisa membahayakan banyak pengendara lain.
Hingga laporan ini ditulis,
contraflow dengan pengawalan polisi baru dilakukan untuk kendaraan arah Semarang, Jawa Tengah.
Kemacetan panjang masih terjadi di Pejagan, Brebes.
Beberapa truk dan bus melakukan contraflow tanpa pengawalan polisi
Laporan: Lina Tri Astuti/Brebes
Naskah (foto) ini dikirim oleh warga yang mengikuti program Netizen Mudik Competition Metrotvnews.com. Pemudik yang ingin berpartisipasi dalam program ini dapat mengirimkan liputan melalui WhatsApp aplikasi Peta Mudik. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SBH)