Ilustrasi ramadan. Medcom
Ilustrasi ramadan. Medcom

PP Muhammadiyah Sarankan Salat Idulfitri di Rumah

Ramadan Virus Korona Ramadan 2020
Kautsar Widya Prabowo • 14 Mei 2020 21:57
Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerbitkan surat edaran untuk menggelar salat Idulfitri 1441 Hijriah di rumah. Hal tersebut dilakukan untuk mengantispasi penyebaran pandemi virus korona (covid-19).
 
"Jadi kita mengeluarkan edaran terkait kajian tersebut dan akan kami masifkan ke pengurus di wilayah supaya untuk bisa dilaksankan," ujar Wakil Ketua Bidang Kerja Sama dan Advokasi MCCC PP Muhammadiyah, Corona Rintawan, dalam konferensi pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Namun, ia menekankan PP Muhammadiyah tidak bermaksud memaksakan warganya melaksanakan salat Idulfitri di rumah. Surat bersifat persuasif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menyadari bahwa ini tidak berupa instruktif ya. Tapi persuasif tetap kami lakukan," tutur dia.
 
(Baca: Fatwa MUI: Salat Idulfitri Boleh di Rumah)
 
Rintawan menyebut surat edaran menjadi instruksi resmi dari pimpinan pusat untuk dilaksankan di setiap tatanan pengurus Muhammadiyah.
 
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri Saat Pandemi Covid-19. Masyarakat bisa melaksanakan ibadah syiar keagamaan itu di kediaman masing-masing.
 
"Salat Idulfitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjemaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid), terutama yang berada di kawasan penyebaran covid-19 yang belum terkendali," demikian tertulis dalam fatma MUI yang dikeluarkan Rabu, 13 Mei 2020.
 
MUI tetap memperbolehkan masyarakat salat Idulfitri secara berjemaah di tanah lapang, masjid, musala, atau tempat lainnya. Namun, ketentuan ini hanya berlaku bila kawasan tersebut sudah terkendali dari korona pada 1 Syawal 1441 Hijriah.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif