Berita tentang informasi Ramadan 2024 terkini dan terlengkap

Polda Metro Jaya menggelar patroli skala besar untuk mengawasi malam takbiran, Rabu, 12 Mei 2021. Medcom.id-Theofilus Ifan Sucipto
Polda Metro Jaya menggelar patroli skala besar untuk mengawasi malam takbiran, Rabu, 12 Mei 2021. Medcom.id-Theofilus Ifan Sucipto

Polisi Belum Temukan Takbiran Keliling di Jakarta

Theofilus Ifan Sucipto • 12 Mei 2021 21:26
Jakarta: Polisi belum menemukan arak-arakan takbiran Idulfitri 1442 Hijriah di DKI Jakarta. Masyarakat yang membandel bertakbiran keliling bakal ditindak.
 
"Sampai saat ini belum ditemukan adanya masyarakat yang takbir keliling," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu, 12 Mei 2021.
 
Menurut dia, kondisi ini berdasarkan pantauan pada jalur dari maupun ke Jakarta per pukul 20.15 WIB. Dia mengatakan personel gabungan masih terus berpatroli skala besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ada yang bawa beduk, konvoi dengan knalpot berisik, akan kita alihkan dan kita tindak sesuai pelanggaran," papar dia.
 
Di sisi lain, Sambodo menyebut lalu lintas di sekitar Jakarta mulai padat. Namun, situasi masih terkendali dan belum ditemukan masyarakat yang berkerumun.
 
"Ada satu dua orang tapi saya pikir jaraknya cukup jauh," tutur dia.
 
Sebanyak 1.024 personel gabungan dikerahkan dalam patroli skala besar di malam takbiran. Personel disebar ke 20 titik di Ibu Kota.
 
"Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pelayanan dan pengamanan malam takbir," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran.
 
Fadil menyebut patroli berskala besar terbagi dalam dua strategi. Pertama, filterisasi kendaraan pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.
 
"Bila ada kendaraan hendak takbir keliling akan diberi arahan dan edukasi untuk kembali ke rumah masing-masing," ujar dia.
 
Strategi kedua berlangsung pukul 22.00 WIB hingga usai. Personel gabungan bakal aktif menyisir jalanan dan masyarakat di Ibu Kota.
 
"Kalau tidak ada kepentingan dan tidak bisa menunjukkan alasan yang tepat akan diminta kembali ke rumah," papar Fadil.
 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(OGI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif