Sejumlah anggota polisi mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ramadniya 2016 di Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku, Kamis (30/6/2016) -- ANT/Izaac Mulyawan
Sejumlah anggota polisi mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ramadniya 2016 di Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku, Kamis (30/6/2016) -- ANT/Izaac Mulyawan

Tim Operasi Ramadniya 2016 Dilarang Cuti

Deny Irwanto • 01 Juli 2016 12:03
medcom.id, Jakarta: Polisi yang kebagian tugas melaksanakan Operasi Ramadniya 2016 dilarang megambil cuti Lebaran. Kebijakan ini strategi Polri agar tidak kekurangan personel di lapangan.
 
"Yang melaksanakan tugas Operasi Ramadniya 2016 sekitar 6.894 personel. Sementara personel kita kan 33 ribu lebih, termasuk di dalamnya ada PNS. Kalau PNS memang boleh, haknya cuti," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi setiyono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/7/2016).
 
Sementara untuk polisi yang tak sedang terikat kegiatan operasi, diberikan cuti sesuai kebijakan Kepala Satuan Kerja masing-masing. Bagi yang tidak mendapatkan cuti, berarti ada tugas rutin lainnya yang harus dkerjakan.

"Kan cuti ada aturannya, setahun 12 hari. Gimana cara pengaturannya, itu Kasatker yang bekerja. Saya saja mana ada libur?" pungkas Awi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NIN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan