Jemaah Naqsabandiyah di Sumbar Salat Id
atusan umat jemaah Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat melaksanakan salat Id 1 Syawal 1439 Hijriyah yang dipusatkan di Padang, Rabu, 13 Juni 2018. Medcom.id/Alex Rajes
Padang: Ratusan umat jemaah Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat melaksanakan salat Id 1 Syawal 1439 Hijriyah yang dipusatkan di Padang, Rabu, 13 Juni 2018.

Salat dilaksanakan di Mushalla Baitul Makmur, Kecamatan Pauh, Padang, pada pukul 08.00 WIB yang diawali dengan arahan imam tarekat Syafri Malin Mudo dan diakhiri dengan ceramah berbahasa Arab.


"Kami menggunakan sistem hisab munzit dengan menghitung satu Ramadhan dengan perputaran bulan, sehingga terhitung hari ini genap 1 Syawal," kata pimpinan Tarekat Naqsabandiyah Sumbar Syafri Malin Mudo, di Padang.

Menurut Syafri pada pelaksanaan puasa dan salat Id dari tarekatnya tidak memiliki perbedaan dari jemaah lainnya. Seperti salat Id dua rakaat dengan tujuh takbir di rakaat pertama dan lima takbir di rakaat kedua.

Tarekat juga berpuasa selama 30 hari dan salat tarawih berjemaah di malam hari. Perbedaan waktu puasa dan Idul Fitri menurut Syafri tidak perlu menjadi dipersoalkan.

Justru, dia mengajak seluruh umat Islam untuk bersatu dan memegang teguh Tauhid dan ajaran Allah.

Pengurus Musala Baitul Makmur Edison Raifindo mengatakan, salat Id tahun ini diikuti 200 orang jemaah yang berasal dari berbagai kecamatan. Selain Musala Baitul Makmur, pelaksanaan salat Id juga dilaksanakan di kecamatan lain seperti Kuranji.

Total jemaah Naqsabandiyah yang ada di Padang, Sumatera Barat, saat ini tercatat 5.000 orang. Selain Padang, di daerah lain seperti Solok, Payakumbuh, dan provinsi Riau juga terdapat jemaah Naqsabandiyah.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id