Polisi memeriksa barang pemudik di bus. DOK. Medcom.id
Polisi memeriksa barang pemudik di bus. DOK. Medcom.id

Dishub DKI Tangkap 64 Kendaraan Nekat Bawa Pemudik

Ramadan mudik lebaran Virus Korona virus corona
Siti Yona Hukmana • 19 Mei 2020 22:15
Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengamankan puluhan bus pariwisata, bus antar kota antar provinsi (AKAP), dan travel. Angkutan umum itu ditangkap karena melanggar larangan mudik.
 
"Untuk kendaraan yang kami kandangkan ada 64 armada, baik travel gelap, pariwisata atau AKAP yang membawa penumpang," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo,dalam diskusi daring yang diselenggarakan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Selasa, 19 Mei 2020.
 
Puluhan kendaraan itu terjaring sejak 1 hingga 17 Mei 2020. Rinciannya, 14 mikrobus dan 6 bus AKAP ditindak Unit Bidang Dialops, 10 mikrobus ditindak Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara, satu mikrobus ditindak Sudinhub Jakarta Selatan, 3 mikrobus dan 5 bus AKAP ditindak Sudinhub Jakarta Barat, serta 22 mikrobus dan 3 bus AKAP ditindak Sudinhub Jakarta Timur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penegakan hukum untuk angkutan umum nekat dilakukan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Petugas gabungan membuat 33 check point untuk mengawasi pergerakan kendaraan di seluruh Jakarta, terutama akses keluar masuk utama Ibu Kota.
 
Baca: Baru 60 Persen Warga Jakarta Taat PSBB
 
Kendaraan berpotensi digunakan untuk mudik Lebaran 2020 terus terpantau di tujuh wilayah selama Operasi Ketupat 2020. Alhasil, pengemudi diminta berputar balik karena melanggar larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Total kendaraan yang diputar balik selama 25 hari pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 (24 April-18 Mei 2020) sebanyak 52.076," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar (Kombes) Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Mei 2020.
 
Menurut dia, kendaraan yang diputarbalikkan meliputi kendaraan pribadi, kendaraan umum, dan kendaraan roda dua. Kendaraan itu terjaring razia setelah di pos pengamanan.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif