Ilustrasi elpiji 3 kilogram - - Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
Ilustrasi elpiji 3 kilogram - - Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq

Penggunaan Elpiji di Jatim Meningkat 9%

Ramadan stok elpiji
Daviq Umar Al Faruq • 07 Mei 2019 13:46
Malang: Pertamina memprediksi konsumsi LPG (Elpiji) di Jawa Timur mengalami kenaikan sembilan persen dari konsumsi normal selama Ramadan 2019. Diperkirakan, peningkatan mencapai 5.520 metricton (MT) per hari.
 
"Kondisi normal, rata-rata konsumsi elpiji di Jawa Timur sebesar 5.070 MT per hari. Sehingga kami akan optimalkan stok di enam depot dan kilang elpiji dan seluruh SPPBE di Jawa Timur," jelas Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji, Selasa, 7 Mei 2019.
 
Selain pengoptimalan stok elpiji, Pertamina juga berkoordinasi dengan lembaga penyalur LPG. Upaya itu untuk mengaktifkan agen dan pangkalan siaga yang tetap buka untuk melayani masyarakat pada hari libur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumlah agen siaga di Jawa Timur mencapai 352 untuk elpiji 3 kilogram dan 64 agen untuk elpiji non-subsidi. Sedangkan pangkalan siaga elpiji 3 kilogram mencapai 3.800, termasuk SPBU yang menyediakan.
 
Rustam menjelaskan, pihaknya tengah mempersiapkan strategi penyaluran yang optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri di Jawa Timur.
 
Baca:Pertamina Siapkan 187.040 Tabung Elpiji untuk Operasi Pasar
 
Salah satunya yakni dengan membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2019. Satgas bertugas mendukung kelancaran penyaluran selama H-15 hingga H+15 lebaran.
 
"Tim Satgas ini akan berperan khusus dalam memantau dan mengkordinasikan penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan," ungkapnya.
 
"Sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi," imbuhnya.
 
Satgas ini akan disiagakan selama 24 jam. Untuk kelancaran proses distribusi, Pertamina juga bakal berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPH Migas, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, dan juga mitra Pertamina seperti Hiswana Migas.
 
"Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina 1500-000," pungkasnya.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif