Pengelolaan Zakat Efektif Mengentaskan Kemiskinan
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Wapres Jusuf Kalla (kedua kiri), Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan), Ketua MA Hatta Ali (kedua kanan), dan Ketua Baznas Bambang Sudibyo memperlihatkan tanda terima ketika menyerahkan zakat di Istana Negara, Jakarta, S
Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) optimistis zakat umat Islam yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan berdampak signifikan dalam pengentasan kemiskinan. Dengan syarat dikelola dengan baik dan profesional.

Bamsoet menyatakan potensi zakat umat Islam di Indonesia sangat besar, mencapai Rp286 triliun. Untuk itu, perlu dikelola secara profesional, aman, dan teratur melalui Baznas agar pemanfaatannya maksimal.


Untuk merealisasikan potensi itu ia mengajak umat muslim di Indonesia menyetorkan zakatnya melalui Baznas.

"Membangun zakat sebagai instrumen dalam sistem pengentasan kemiskinan perlu digalakkan. Perlu kesadaran dari seluruh umat untuk mau menyisihkan rezekinya membantu pengentasan kemiskinan," papar Bamsoet melalui keterangan tertulis, Rabu, 30 Mei 2018.

Politisi Partai Golkar ini menyadari upaya menggali potensi dan optimalisasi peran zakat melalui Baznas belum berjalan maksimal. Bamsoet berharap di masa mendatang kaum muslim bisa mempercayakan penyaluran zakatnya melalui Baznas.

Baca:Jokowi Bayar Zakat Rp50 Juta via Baznas

Melalui kesadaran pembayaran zakat, kata dia, umat muslim telah berpartisipasi dalam pembangunan sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial menyejahterakan orang lain.

Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, para menteri Kabinet Kerja, serta para pimpinan lembaga negara serentak menyalurkan zakat melalui Baznas di Istana Negara, Senin, 28 Mei lalu.





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id