Jakarta: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp42,88 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.
Jumlah ini meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai selama musim mudik dan perayaan Lebaran.
“Kebiasaan masyarakat Indonesia memperingati Idul Fitri adalah melakukan silaturahmi dengan sanak kerabat, sehingga turut mendorong peningkatan kebutuhan terhadap uang tunai,” kata Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, dilansir Antara, Jumat, 14 Maret 2025.
Distribusi uang tunai
Untuk memastikan uang tunai tersedia dengan baik, BSI telah menyusun strategi distribusi ke berbagai jaringan ATM dan kantor cabang di seluruh Indonesia.
Kebutuhan uang tunai di kantor cabang naik 9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara, kebutuhan uang tunai di ATM meningkat hingga 33 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Adapun, proyeksi kenaikan pengisian kas ATM diperkirakan mencapai 44,58 persen pada periode libur Idul Fitri.
“Kami memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga periode libur selesai,” ujar Bob.
Jakarta:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp42,88 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.
Jumlah ini meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai selama musim mudik dan perayaan Lebaran.
“Kebiasaan masyarakat Indonesia memperingati Idul Fitri adalah melakukan silaturahmi dengan sanak kerabat, sehingga turut mendorong peningkatan kebutuhan terhadap uang tunai,” kata Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, dilansir
Antara, Jumat, 14 Maret 2025.
Distribusi uang tunai
Untuk memastikan uang tunai tersedia dengan baik, BSI telah menyusun strategi distribusi ke berbagai jaringan ATM dan kantor cabang di seluruh Indonesia.
Kebutuhan uang tunai di kantor cabang naik 9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara, kebutuhan uang tunai di ATM meningkat hingga 33 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Adapun, proyeksi kenaikan pengisian kas ATM diperkirakan mencapai 44,58 persen pada periode libur Idul Fitri.
“Kami memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga periode libur selesai,” ujar Bob.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)