Ilustrasi mudik - - Foto: dok Antara
Ilustrasi mudik - - Foto: dok Antara

19 Ribu Pemudik Masuk Temanggung

Ramadan mudik lebaran Virus Korona
Tosiani • 20 Mei 2020 13:05
Temanggung: Sebanyak 19 ribu orang pemudik dari luar kota dan luar negeri memasuki wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Beberapa pemudik di antaranya telah menunjukan gejala mirip covid-19 seperti batuk dan sakit tenggorokan.
 
"Yang pulang kampung hampir 20 ribu. Belum ada temuan covid, tapi beberapa orang sudah ada yang menunjukan, mengalami gejala mirip covid-19 seperti batuk dan lainnya," kata Bupati Temanggung, M Al Khadziq, saat dikonfirmasi, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Khadziq menjelaskan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19, pihaknya mengintensifkan screening di beberapa pos masuk Temanggung. Antara lain di Bejen, Kledung, Kowangan, dan Kranggan. Pemudik juga diminta melakukan karantina secara mandiri minimal selama 14 hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita minta gugus tugas sampain tingkat desa mengawasi orang-orang yang pulang kampung agar mereka melakukan karantina minimal 14 hari. Sampai saat ini belum ada temuan covid dari pemudik, namun kita tetap waspada," jelas Khadziq.
 
Menurut Khadziq Sejauh ini angka positif covid-19 masih didominasi klaster ijtimak ulama Gowa. Lainnya dari klaster anak buah kapal (ABK) Brazil yang pulang kampung. Jumlah positif covid-19 secara keseluruhan di daerah ini terdata ada 55 orang, 17 di antaranya telah sembuh dan satu orang meninggal. Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 186 orang.
 
"Saya harap warga yang masih di luar kota tidak usah mudik, dari pada setelah pulang tidak bisa lebaran karena harus karantina 14 hari. Yang sudah pulang 19 ribu orang ini pulang kampung karena kehilangan pekerjaan di kota akibat pandemik korona," pungkas Khadziq.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif