Jakarta: Polda Metro Jaya segera menerjunkan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab). Tim yang dibentuk sejak dua bulan lalu sengaja dirancang untuk menangkal tindak kejahatan selama ramadan tahun ini.
"Jadi Polda Metro Jaya membentuk Tekab. Tekab itu Anti-Bandit. Sasarannya bermacam-macam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 4 Mei 2019.
Dia mengatakan Tekab akan memantau kejahatan seperti street crime (kejahatan jalanan), contohnya kebut-kebutan. Selain itu, aksi pencurian di jalanan dan rumah kosong juga masuk dalam pengawasan tim Tekab.
Argo mengatakan tim ini aktif beroperasi selama 24 jam penuh selama Ramadan dan bersiaga di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Polisi juga tetap menggelar operasi kepolisian dengan sandi Ketupat untuk manambah rasa nyaman dan aman di masyarakat.
Argo belum merinci berapa personel tim khusus anti bandit yang diterjunkan. Termasuk anggota korps bhayangkara yang akan disiagakan selama Operasi Ketupat dan titik fokus pengamanannya.
"Nanti kan ada Operasi Ketupat ya, masih kita rencanakan," ujarnya.
Diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono membentuk Tim Khusus Anti-Bandit sejak 11 Maret 2019. Tim ini nantinya berpatroli untuk menangkap para pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Jakarta: Polda Metro Jaya segera menerjunkan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab). Tim yang dibentuk sejak dua bulan lalu sengaja dirancang untuk menangkal tindak kejahatan selama ramadan tahun ini.
"Jadi Polda Metro Jaya membentuk Tekab. Tekab itu Anti-Bandit. Sasarannya bermacam-macam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 4 Mei 2019.
Dia mengatakan Tekab akan memantau kejahatan seperti street crime (kejahatan jalanan), contohnya kebut-kebutan. Selain itu, aksi pencurian di jalanan dan rumah kosong juga masuk dalam pengawasan tim Tekab.
Argo mengatakan tim ini aktif beroperasi selama 24 jam penuh selama Ramadan dan bersiaga di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Polisi juga tetap menggelar operasi kepolisian dengan sandi Ketupat untuk manambah rasa nyaman dan aman di masyarakat.
Argo belum merinci berapa personel tim khusus anti bandit yang diterjunkan. Termasuk anggota korps bhayangkara yang akan disiagakan selama Operasi Ketupat dan titik fokus pengamanannya.
"Nanti kan ada Operasi Ketupat ya, masih kita rencanakan," ujarnya.
Diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono membentuk Tim Khusus Anti-Bandit sejak 11 Maret 2019. Tim ini nantinya berpatroli untuk menangkap para pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)