Ilustrasi salat Idulfirti. (ANT/Kornelis Kaha)
Ilustrasi salat Idulfirti. (ANT/Kornelis Kaha)

Jemaah Majelis Taqorub Rayakan Lebaran Lebih Awal

Ramadan lebaran
Antara • 04 Juni 2019 12:26
Garut: Sekitar 400 orang dari jemaah Majelis Taqorub Ilalloh Kabupaten Garut, Jawa Barat, melaksanakan salat Idulfitri 1440 Hjiriah lebih awal di Lapangan Kerkof, Garut, Selasa, 4 Juni 2019. Jemaah merayakan Lebaran lebih awal satu hari dari yang ditetapkan pemerintah, melalui Kementerian Agama, yakni Rabu, 5 Juni 2019.
 
Tim Media Majelis Taqorub Ilalloh Garut Ridlo Muhammad mengatakan, majelisnya telah menentukan 1 Syawal 1440 Hijriah merujuk pada hasil rukyat global yang terjadi di beberapa negara. "Tadi malam (Senin) kami mendapatkan informasi sudah 35 negara melihat hilal," ujarnya, usai melaksanakan salat Idulfitri.
 
Dia mengatakan keputusan Lebaran hari ini adalah hasil ijtihad ulama yang menetapkan jika negara lain telah melihat hilal 1 Syawal, maka wajib hukumnya mengikuti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebutkan, hasil pengamatan tadi malam, ada 35 negara di dunia yang melihat kemunculan hilal atau petunjuk telah berakhirnya Ramadan.
 
"Bagi kami ya sudah sah jika hari ini Lebaran, tidak genap sesuai pemerintah," katanya.
 
Ridho tak masalah adanya perbedaaan menentukan hari Lebaran. Karena semua keputusan berdasarkan hasil ijtima ulama. Dia menilai, pemerintah maupun organisasi Islam lainnya mungkin menentukan 1 Syawal menggunkana rukyat lokal.
 
"Silakan pemerintah Lebaran (Rabu) mungkin menggunakan rukyat lokal," tambahnya.
 
Ridlo menyampaikan, jemaah yang ikut salat Idulfitri di Lapangan Kerkof dari beberapa kecamatan di Garut. Di antaranya, berasal dari Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Semarang dan lainnya.
 
"Dari Limbangan, ada ada juga dari Cilawu, Cibatu dan lainnya," ungkapnya.
 
Seorang jemaah Majelis Taqorub Ilalloh, Dedi Mulyadi, 60, mengatakan perbedaan penetapan Lebaran tidak perlu diperdebatkan. Dia menghormati perbedaan dan menjadikan Lebaran sebagai pesan damai bagi seluruh umat manusia.
 
"Semua juga punya pilihan masing-masing," tegasnya.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif