Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) bertemu Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Lebanon, Achmad Chozin Chumaidy di Beirut.
Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) bertemu Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Lebanon, Achmad Chozin Chumaidy di Beirut.

Rp13 Miliar dari Bumi Indonesia untuk Palestina

Fauzan Hilal • 23 Juni 2017 11:00
medcom.id, Jakarta: Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menyalurkan lebih dari Rp13 miliar untuk rakyat Palestina. Uang itu merupakan bantuan rakyat Indonesia yang diserahkan melalui program Ramadhan Projects 1438 - 2017.
 
Ketua Umum KNRP Suripto mengatakan, bantuan disalurkan kepada warga Palestina yang tinggal di dua negara. Bantuan di Lebanon diserahkan pada 18-21 Juni 2017, dan di Turki pada 21-24 Juni 2017.
 
“Rencananya masuk ke Suriah, masih terkendala masalah non teknis. Jadi kami titipkan bantuan rakyat Indonesia ini ke mitra penyaluran kami di Lebanon dan Turki,” kata Suripto dalam keterangan tertulisnya, Jumat 23 Juni 2017.0
 
Rp13 Miliar dari Bumi Indonesia untuk Palestina 
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) KNRP Suhartono mengatakan, uang itu digunakan untuk buka puasa, sembako, sayuran dan buah-buahan, hadiah Lebaran, pakaian Lebaran, bingkisan Hari Raya, santunan keluarga fakir miskin dan ibu anak yatim, beasiswa pendidikan,santunan penghafal Alquran, pengadaan sumber air bersih di Al-Aqsha dan tenda pengungsi Palestina serta penerangan masjid.
 
“Lokasi penyaluran di antaranya, Jalur Gaza, Kota Al-Quds, Turki, Lebanon, Suriah dan Indonesia. Mereka selalu menyampaikan, terima kasih dermawan Indonesia,” kata Suhartono.
 
Suhartono mengungkapkan, dalam misi kemanusiaannya di Lebanon bertemu Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Lebanon, Achmad Chozin Chumaidy di Beirut. Dubes RI Lebanon, mendukung kegiatan KNRP di Lebanon seoptimal mungkin.
 
“Sambutan hangat dari Pak Dubes, membuat kami semakin yakin dan semangat dalam proses penyaluran untuk pengungsi Palestina di Lebanon khususnya, yang sampai saat ini jumlah pengungsinya sudah mencapai lebih dari 5 generasi,” tutup Suhartono.
 


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan