Perajin Pernik Lebaran Kebanjiran Order
Perajin pernak-pernik Lebaran. (ANT/SEPTIANDA PERDANA)
Kuta:Perajin pernak-pernik bernuansa Lebaran di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Bahrul Ulum, mengaku kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1439 H.

"Sejak awal Ramadan pesanannnya sudah lumayan ramai. Tapi ini sekitar seminggu sebelum Lebaran pesanan semakin menumpuk," ujar Bahrul Ulum di Kuta, Kamis 14 Juni 2018.


Bahrul mengatakan, kerajinan pernik bernuansa Lebaran pada 2018 yang paling banyak dipesan di antaranya replika beduk, lampion berbentuk kubah masjid, hiasan ketupat berbagai ukuran. 

"Setiap tahun saya berusaha membuat pernik model baru biar konsumen tetap tertarik membeli. Seperti lampion, produksi saya tahun lalu dan tahun ini beda bahan dan modelnya, kalau tidak seperti itu konsumen memilih memakai pernik yang dibeli tahun lalu," katanya.

Ia mengaku. pesanan pernak-pernik Lebaran sebagian besar dari hotel, bank, dan pusat perbelanjaan di wilayah Badung, Denpasar, dan sekitarnya. 

"Mungkin kalau hotel pesan untuk dekorasi yang bisa menarik wisatawan mancanegara untuk fotofoto, kalau restoran ya biasanya mereka jualan paket menu buka puasa, biar pas temanya mungkin," jelasnya.

Bahrul mengatakan pernah mendapat pesanan dari luar Bali seperti dari Pulau Jawa dan Lombok. Bahrul mengaku, mengerjakan seluruh pesanan tanpa dibantu oleh pekerja. Pernak-pernik yang diproduksi Bahrul dijual bervariasi, muali dari Rp50 ribu untuk hiasa ketupat, Rp250 ribu untuk lampion kecil, sedangkan replika beduk mulai dari Rp750 ribu sampai Rp1,4 juta.



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id