"Belum ada pembahasan terkait hal ini (diskresi untuk santri mudik). Peniadaan mudik masih sama seperti yang sudah diputuskan," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kepada Medcom.id, Senin, 25 April 2021.
Menurut dia, santri belum tentu dapat memberikan jaminan bersih dari paparan covid-19. Potensi penularannya tetap sama jika para santri dibolehkan mudik ke luar kota.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Satgas Covid-19 tidak bisa memberikan diskresi kepada para santri. Pasalnya, kata Wiku, larangan mudik dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 yang dibawa masyarakat antardaerah.
Baca: Doni Monardo Ingatkan OTG Ancaman Paling Bahaya Jika Nekat Mudik
"Kami harus melindungi keselamatan masyarakat di daerah agar tidak tertular oleh imported case dari daerah lainnya," tegas Wiku.
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berharap santri mendapatkan pengecualian untuk mudik pada libur Lebaran 2021. Harapan ini disampaikan di tengah larangan pergerakan manusia untuk mencegah penularan covid-19.
"Dalam hal tertentu, kalau dianggap perlu, Wapres meminta Pengurus Besar NU (Nahdlatul Ulama) untuk bikin surat secara khusus apakah kepada Presiden (Joko Widodo) atau Wapres atau Dirlantas Nasional supaya ada dispensasi," kata juru bicara Wapres, Masduki Baidlowi, Jumat, 24 April 2021.
Masduki mengatakan langkah ini penting. Santri diharap bisa pulang bertemu dengan orang tuanya setelah menempuh pendidikan asrama di pondok pesantren.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News (OGI)
