medcom.id, Jakarta: Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Didin Hafidhuddin mengatakan, banyak potensi yang bisa dihasilkan dari manfaat membayar zakat. Selain merupakan kewajiban umat Muslim untuk mengasihi fakir dan miskin, Didin juga menyebut potensi zakat mampu meningkatkan kesejahteraan bangsa.
"Zakat memiliki posisi sosial dan penting bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan bangsa," kata Didin, saat menyampaikan sambutan di program Ramadan Kita Metro TV, Selasa (14/7/2015).
Menurutnya, zakat juga sebagai sarana sosial dan edukasi untuk membentuk karakter bangsa. Ia mengaku bersyukur, masyarakat perlahan-lahan menyadari pentingnya menyalurkan zakat melalui badan-badan resmi penyaluran zakat. Pasalnya, potensi zakat dikatakan mampu membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang sejahtera, berkeadilan dan makmur.
"Kita bersyukur, mudah-mudahan kita dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat lebih sejahtera, berkeadilan dan makmur," katanya.
medcom.id, Jakarta: Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Didin Hafidhuddin mengatakan, banyak potensi yang bisa dihasilkan dari manfaat membayar zakat. Selain merupakan kewajiban umat Muslim untuk mengasihi fakir dan miskin, Didin juga menyebut potensi zakat mampu meningkatkan kesejahteraan bangsa.
"Zakat memiliki posisi sosial dan penting bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan bangsa," kata Didin, saat menyampaikan sambutan di program
Ramadan Kita Metro TV, Selasa (14/7/2015).
Menurutnya, zakat juga sebagai sarana sosial dan edukasi untuk membentuk karakter bangsa. Ia mengaku bersyukur, masyarakat perlahan-lahan menyadari pentingnya menyalurkan zakat melalui badan-badan resmi penyaluran zakat. Pasalnya, potensi zakat dikatakan mampu membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang sejahtera, berkeadilan dan makmur.
"Kita bersyukur, mudah-mudahan kita dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat lebih sejahtera, berkeadilan dan makmur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)